Ilustrasinya/Net
Ilustrasinya/Net
Sebuah laporan yang dikutip dari Reuters, mengatakan bahwa juru bicara perusahaan telah mengkonfirmasi pada Kamis (10/3) bahwa untuk sementara hal itu diijinkan sebagai bentuk ekspresi.
"Sebagai akibat dari invasi Rusia ke Ukraina, untuk sementara kami mengizinkan bentuk ekspresi politik yang biasanya melanggar aturan kami, seperti misalnya pidato kekerasan 'matikan penjajah Rusia'. Yang seperti itu dijinkan," kata Jubir.
Populer
Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
UPDATE
Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14
Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09
Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53
Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48
Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32
Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29
Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22
Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10
Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00
Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56