Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh/Ist

Politik

Bertemu di Kantor Nasdem, Airlangga Hartarto dan Surya Paloh Komitmen Kawal Pemerintahan Jokowi Sampai 2024

KAMIS, 10 MARET 2022 | 21:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada banyak hal yang dibahas dalam pertemuan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. Baik itu politik dalam negeri, ataupun kondisi geopoliti global.

Airlangga Hartarto bertemu Surya Paloh di Kantor DPP Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis siang (10/3).

Dikatakan Airlangga, kesepakatan penting dari pertemuan itu, adalah memastikan kepemimpinan periode kedua Presiden Joko Widodo terus berjalan efektif sampai masa jabatannya berakhir di 2024.


Selain itu, kata dia, pertemuan itu juga membahas situasi geopolitik Ukraina dan Rusia, yang diperkirakan juga akan berdampak bagi Indonesia.

Utamanya, transmisi terhadap kenaikan harga-harga komoditas, inflasi di dunia, dan terjadinya super komoditas yang membuat ada pihak-pihak yang diuntungkan. Sehingga, membuat jurang antara yang kaya dan miskin semakin lebar.

"Nah tugas Partai Golkar dan Partai Nasdem untuk menyangga itu, sehingga masyarakat yang terdampak itu bisa melalui badai ini dengan baik dan tidak menambah kemiskinan ataupun meningkatkan gini rasio," kata Airlangga yang juga Menko Bidang Perekonomian ini.

Airlangga juga menyanjung Surya Paloh sebagai sosok pemimpin politik utama yang memiliki karakter. Sehingga, menempatkan Surya Paloh sebagai sosok yang dihormati.

Pada sisi lain, Airlangga tidak menampik ada pembahasan politik yang lumrah dilakukan elit partai. Hanya saja, dia memastikan prinsip pembicaraan itu hanya sekadar mempererat silaturahmi.

"Bagi kami ini adalah sebuah silaturahmi. Indonesia  dibangun dengan silaturahmi, kebersamaan, kesungguhan dan gotong-royong, kerja sama, untuk mewujudkan negara-bangsa yang kuat, sehat, maju, adil dan sejahtera," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya