Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Surya Paloh: Kenaikan Harga Minyak Goreng Memang Hal Kecil, tapi Dampaknya Dirasakan Semua Orang

KAMIS, 10 MARET 2022 | 18:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng turut menjadi pembahasan dalam pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Pembahasan itu diceritakan Surya Paloh usai melangsungkan pertemuan tertutup bersama Airlangga Hartarto di Kantor DPP Nasdem, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (10/3).

Dikatakan Surya Paloh, Indonesia hari ini masih berada dalam ancaman resesi. Sehingga, dengan langka dan mahalnya harga minyak goreng akan membuat kondisi menjadi semakin tidak baik.


“Tadi sudah dikatakan, jelas kita menghadapi sebuah ancaman resesi baru, karena pergolakan yang ada terjadi di dunia internasional itu memberikan implikasi kita di dalam negeri," kata Surya Paloh.

"Nah, katakanlah hal yang paling kecil tapi terasa begitu penting bagi rakyat banyak, kenaikan harga minyak goreng misalnya,” imbuhnya.

Surya Paloh menyampaikan permintaan secara langsung kepada Airlangga Hartarto yang juga Menko Bidang Perekonomian untuk dapat mengendalikan harga minyak goreng dan komoditas lainnya.

“Saya katakan, memang kita ini harus tidak hanya kita tidak bersandar pada regulasi aspek pendekatannya tapi juga harus disiasati. Yang penting masyarakat dan rakyat bisa merasa lebih nyaman dengan harga yang lebih terjangkau dan kesediaan daripada minyak goreng yang ada di pasaran,” katanya.

Surya Paloh meminta agar pemerintah bisa menjadi lebih tegas dalam menerapkan regulasi perdagangan pada produsen minyak goreng atau minyak sawit sebagai bahan baku.

“Barangkali, kita mencoba untuk menaruh simpati, mengappeal kepada produsen pada baik itu CPO atau minyak goreng untuk berempati bagaimana agar minyak goreng yang ada di pasaran bisa turun,” pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya