Berita

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov/Net

Dunia

Kremlin: Amerika Terang-terangan Menyatakan Perang Ekonomi Terhadap Rusia

KAMIS, 10 MARET 2022 | 16:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dalam upayanya melawan Rusia, Amerika Serikat (AS) sengaja mengobarkan perang ekonomi. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada Rabu (9/3) AS juga berusaha mengajak seluruh dunia untuk ikut memberikan sanksi kepada Rusia.

"AS, tidak diragukan lagi, menyatakan perang ekonomi melawan Rusia dan mereka mengobarkan perang ini. Ya, secara de facto inilah yang sebenarnya terjadi," kata Peskov.

Komentarnya muncul untuk menanggapi pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik Victoria Nuland yang mengatakan bahwa serangan di Ukraina ini adalah langkah pertama kegagalan strategis bagi Putin.


Rusia, menurut Peskov, telah melakukan banyak persiapan sejak tahun-tahun lalu di mana sanksi AS beruntun menyasar Rusia.  Ketika ditanya apa yang perlu dilakukan negaranya untuk menang dalam lingkungan ekonomi ini, Peskov mengatakan bahwa Rusia akan "melakukan yang terbaik untuk kepentingan kita."

Langkah AS untuk mengajak dunia menggempur Rusia dengan sanksi, membuat Moskow perlu melakukan banyak strategi.

"Perlu untuk melakukan sesuatu dengan cara terbaik sesuai untuk kepentingan kami," katanya, menolak untuk membocorkan rincian tentang kemungkinan sanksi pembalasan.

Barat telah menjatuhkan serangkaian sanksi ekonomi terhadap Rusia sejak invasinya ke Ukraina.

Presiden Joe Biden mengumumkan pada Rabu, pemerintahannya melarang impor minyak, gas alam, dan batu bara Rusia ke AS untuk menargetkan "arteri utama" ekonomi Rusia.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya