Berita

Kucing besar/Net

Dunia

Dalam 2,5 Tahun Ada Tujuh Ekor Kucing Besar yang Tewas di Kebun Binatang Delhi

KAMIS, 10 MARET 2022 | 10:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Administrasi kebun binatang di Kota Delhi sedang menyelidiki kematian kucing-kucing besar yang ada di kebun binatang kota itu.

Data yang diperoleh dari otoritas kebun binatang Delhi menunjukkan bahwa setidaknya tujuh 'kucing besar' mati dalam dua setengah tahun terakhir.

Kebun binatang Delhi, yang dikenal sebagai Taman Zoologi Nasional, memiliki singa Asia, harimau putih, dan harimau Bengal sebagai bagian dari program pemuliaan konservasi nasional. Laporan menunjukkan empat dari tujuh kematian terjadi karena disfungsi ginjal.


“Kucing besar di penangkaran sangat rentan terhadap penyakit ginjal. Kurangnya alat pengayaan dan olahraga, obesitas, dan perilaku stereotip, diyakini mendukung penyakit tersebut," menurut laporan tahunan kebun binatang selama 2020-2021, seperti dikutip dari Hindustime, Rabu (9/3).

Otoritas terkait tengah melakukan penyelidikan secara teratur dan memeriksa kesehatan mereka.
Direktur kebun binatang Dharam Deo Rai mengatakan kematian kucing-kucing besar itu terjadi sebelum masa jabatannya. Ia membutuhkan waktu untuk menilai kasus-kasus tersebut.

“Akan memakan waktu lama untuk menyelidiki kasus-kasus ini. Namun, penyebab kematian dan semua laporan yang terkait dengannya telah disampaikan kepada direktur sebelumnya. Kami masih akan memantau kesehatan semua hewan saat ini,” katanya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya