Berita

Orang-orang turun ke jalan dalam aksi protes krisis Ukraina/Net

Dunia

Joy Reid Bandingkan Perlakuan Dunia pada Konflik Ukraina dengan Konflik Timur Tengah, Asia dan Afrika

KAMIS, 10 MARET 2022 | 06:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tingginya atensi publik dan media atas krisis Rusia-Ukraina mendapat sindiran dari Pembawa acara kulit hitam MSNBC, Joy Reid.

Menurutnya, orang Amerika lebih berbelas kasih kepada Ukraina daripada orang-orang di negara-negara lain yang dilanda perang, karena mereka yang terkena dampak akibat konflik didominasi kulit putih dan Kristen.

“Kita juga harusnya  peduli pada semua pengungsi dan mereka yang menghadapi pendudukan serta perang di Timur Tengah, Asia, dan Afrika juga,” kata Reid pada episode acara Senin malam (7/3), seperti dikutip dari RT, Rabu (9/3)..


“Peliputan berita tentang krisis Ukraina telah mengungkapkan perbedaan yang cukup radikal dalam bagaimana manusia Ukraina terlihat di media Barat dibandingkan dengan rekan-rekan mereka yang lebih coklat dan lebih hitam,” ujarnya.

Reid membandingkan kemarahan publik atas konflik Ukraina dengan perang saudara yang sebagian besar diabaikan di Yaman, di mana hampir tujuh tahun pengeboman oleh koalisi pimpinan Arab Saudi telah menewaskan ribuan warga sipil dan memaksa lebih dari 4 juta orang meninggalkan rumah mereka.

Didukung oleh AS dan anggota NATO lainnya, koalisi pimpinan Saudi melakukan intervensi di Yaman untuk menargetkan pemberontak Houthi yang didukung Iran.

“Kami belum menyaksikan jenis solidaritas yang sama untuk Yaman seperti yang  dilakukan untuk Ukraina,” kata Reid.

“Kami bahkan tidak melihat sanksi bersejarah atau kampanye global,  di mana perusahaan seperti Airbnb dan Netflix mengambil sikap,” lanjutnya, menambahkan bahwa itu hanya terjadi dlam krisis Ukraina.

Reid berpendapat bahwa dunia lebih memperhatikan krisis Ukraina karena itu terjadi di Eropa.

“Jika ini terjadi di tempat lain, apakah kita akan melihat curahan dukungan dan kasih sayang yang sama?" keluahnya.

"Kita tidak perlu bertanya pada diri sendiri apakah tanggapan internasional akan sama jika Rusia melepaskan kengerian mereka di negara yang bukan kulit putih dan sebagian besar Kristen karena Rusia telah melakukannya di Suriah,” katanya.
Reid memiliki sejarah melihat berbagai masalah melalui lensa warna kulit. Dia menyalahkan kegagalan Joe Biden untuk memenangkan pemilihan presiden 2020 dengan telak pada "rasisme, anti-kegelapan, anti-kebangkitan."

Dia juga  mengaitkan liputan musim panas lalu tentang vlogger yang hilang Gabby Petito dengan "sindrom wanita kulit putih yang hilang."
Desember lalu, Reid menuduh miliarder Elon Musk "menyalahgunakan bahasa kulit hitam" setelah dia bercanda menyebut Senator Elizabeth Warren sebagai "Karen'.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya