Berita

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti/Net

Politik

Legacy Presiden Tidak Tergantung pada Panjangnya Masa Jabatan

RABU, 09 MARET 2022 | 20:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Legacy atau peninggalan seorang pemimpin sama sekali tidak tergantung pada panjang tidaknya masa jabatan. Seorang presiden, bisa saja meninggalkan legacy yang baik meskipun masa jabatannya tidak lama.

Demikian disampaikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti dalam webinar bertajuk "Telaah Kritis Asal Usul Masa Jabatan Presiden dan Wakil Presiden" pada Rabu (9/3).

"Kalau kita ingin kemudian bicara mengenai legacy, sekali lagi, legacy itu tidak bisa diukur dari panjangnya waktu seorang memimpin," ujar Abdul Mu'ti.


Mu'ti menuturkan, tidak sedikit pemimpin negara yang masa jabatannya singkat, namun memberikan legacy yang luar biasa untuk negaranya.

Bahkan, kata dia, ada juga pemimpin yang turun dari jabatannya di saat popularitasnya sedang tinggi-tingginya, tetapi meninggalkan legacy yang baik.

"Amerika misalnya, ketika turun Presiden Barack Obama itu di puncak popularitas, dia berhasil mengangkat ekonomi Amerika yang ambruk pada masa presiden sebelumnya, dia (Obama) juga berhenti dengan senang hati dan dia sebagai presiden tidak ada masalah apapun selama dia memimpin, tenang-tenang saja," katanya.

Tetapi, Mu'ti menyebutkan, ada juga pemimpin yang tampak hebat saat memimpin, tetap ketika turun dari jabatannya, masalahnya terbongkar satu per satu.

"Jangan sampai bangsa kita ini, terutama generasi muda ini, mempelajari sejarah yang tidak baik dari para pemimpinnya dan kemudian sejarah kita ini, harus dikoreksi berkali-kali hanya untuk menyelamatkan seseorang yang mungkin orang itu sedang berkuasa atau sedang turun dari kekuasaan," kata Mu'ti.

Atas dasar itu, terkait penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, dia mengajak semua pihak untuk menanyakan pada hati nurani. Meskipun, secara formal bisa dilakukan jika mengubah amandemen 1945.

Tetapi, persoalannya, apakah secara etik, boleh atau tidak dengan mempertimbangkan spirit, suasana kebatinan dan roh dari reformasi 1998 yang telah membatasi masa jabatan presiden 2 periode.

"Secara formal itu tidak salah, tetapi secara etik dan moral menurut saya itu sangat bermasalah, karena suasana kejiwaan, suasana kebatinan dan konteks yang menjadi latar belakang dari lahirnya pasal-pasal dalam amendemen UUD 1945itu dihilangkan begitu saja," tandasnya.

Turut hadir dalam webinar tersebut antara lain Dewan Pakar Masyarakat Ilmu Pemerintahan Indonesia (MIPI) Prof Nurliah Nurdin dan Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya