Berita

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg/Net

Dunia

Hindari Perang Besar, NATO Tolak Permintaan Zelensky untuk 'Tutup Langit Ukraina'

SABTU, 05 MARET 2022 | 06:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

NATO bereaksi cepat menanggapi desakan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy agar segera menutup langit Ukraina.

Dalam pernyataannya pada Jumat (4/3) NATO mengatakan akan terus meningkatkan dukungannya terhadap Ukraina, tetapi tidak bisa memenuhi permintaan untuk memberlakukan zona larangan terbang. Upaya ikut campur secara langsung seperti itu akan menimbulkan gesekan yang keras yang mengarah pada perang Eropa yang lebih brutal.

Ukraina bukanlah anggota NATO maupun Uni Eropa. Negara bekas republik Soviet itu baru saja mengajukan untuk bergabung dengan dua aliansi tersebut.


NATO menjelaskan, dukungan sejauh ini yang bisa diberikan NATO adalah memberikan sanksi luas terhadap Rusia. UE pada Jumat mengatakan akan lebih banyak hukuman finansial untuk Rusia.

"Kami bukan bagian dari konflik ini, tetapi kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan itu tidak meningkat dan menyebar ke luar Ukraina," kata Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg dalam konferensi pers, menanggapi permintaan Zelensky.

Bantuan lain yang bisa diberikan NATO adalah mengirimkan persenjataan ke Ukraina, tetapi tidak bisa mengirimkan pasukan atau ikut melakukan aksi militer.

"Jika kami melakukan itu (zona larangan terbang), kami akan berakhir dengan sesuatu yang dapat mengarah pada perang penuh di Eropa karena melibatkan lebih banyak negara," kata Stoltenberg, seperti dikutip dari Daily Star, Jumat.

Satu-satunya cara bagi NATO untuk menerapkan zona larangan terbang adalah dengan mengirim pesawat NATO untuk menembak jatuh pesawat Rusia. Namun, itu bukan cara yang tepat, karena risiko eskalasi akan terlalu besar.

"Sekutu setuju kita tidak boleh memiliki pesawat NATO yang beroperasi di wilayah udara Ukraina atau pasukan NATO yang beroperasi di wilayah Ukraina," katanya.

Zelensky dalam pidatonya pada Kamis (3/3) meminta sekali lagi agar sekutu Barat membangun 'zona tak berawak' di atas wilayah Ukraina oleh pasukan NATO.

Media lokal RBC-Ukraina melaporkan, dalam pidatonya yang berapi-api itu Zelensky juga mendesak tanggal pasti kapan negara-negara NATO memberlakukan zona larangan terbang tersebut.

"Jika NATO tidak memiliki kekuatan untuk menutup langit Ukraina, serahkan kepada kami pesawatnya. Adil, kan?" kata Zelensky.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya