Berita

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Politik

Rampai Nusantara:

Polri di Bawah Presiden Pastikan Tugas Kamtibmas Berjalan Baik

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 06:06 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dukungan agar Polri tetap di bawah presiden menjadi topik utama dalam rapat kerja Rampai Nusantara yang digelar di Amanuba Hotel, Bogor, Jumat, 30 Januari 2026.

Ketua Umum Rampai Nusantara, Mardiansyah Semar, menegaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan bagian penting untuk menjaga profesionalisme institusi. 

“Kami mendukung Polri tetap berada di bawah Presiden sebagaimana amanat Reformasi. Hal ini penting untuk memastikan Polri tetap profesional, netral, dan fokus pada tugas utama menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Semar dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.


Ia menyampaikan bahwa raker ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya serta merumuskan langkah-langkah strategis organisasi ke depan.

Ke depan, Rampai Nusantara akan semakin menggiatkan kerja-kerja sosial yang selaras dengan program pemerintahan Prabowo-Gibran, khususnya dalam upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan peran organisasi di tengah masyarakat.

"Kita ingin memaksimalkan kontribusi kemanfaatan bagi seluruh masyarakat, sesuai tujuan dasar organisasi ini dibentuk," pungkas Semar.

Selain kerja sosial, Rampai Nusantara juga menegaskan komitmennya untuk semakin aktif dalam agenda pelestarian alam dan lingkungan hidup sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan dan masa depan generasi mendatang.

Di sisi internal, Rampai Nusantara juga berfokus pada peningkatan kapasitas anggota di seluruh Indonesia agar kehadiran organisasi ini dapat memberikan manfaat langsung bagi anggota maupun masyarakat luas.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya