Berita

Kevin Warsh (Tangkapan layar RMOL dari siaran BBC)

Bisnis

Kevin Warsh, Veteran Bank Sentral Calon Ketua The Fed

SABTU, 31 JANUARI 2026 | 07:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menunjuk Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve (The Fed) untuk menggantikan Jerome Powell, pada Jumat, 30 Desember 2026 waktu setempat.

Warsh bukan sosok asing di bank sentral AS. Ia pernah menjabat sebagai anggota Dewan Gubernur The Fed pada periode krusial 2006-2011, yakni menjelang hingga masa krisis keuangan global. Dalam periode tersebut, pria berusia 55 tahun ini terlibat langsung dalam perancangan berbagai program darurat guna menstabilkan pasar keuangan dan menopang perekonomian AS. Warsh juga tercatat sebagai salah satu anggota termuda yang pernah duduk di jajaran pimpinan The Fed setelah diangkat oleh Presiden George W. Bush.

Pengalaman menghadapi krisis keuangan global membentuk pandangan kritis Warsh terhadap kebijakan moneter. Ia berulang kali memperingatkan bahwa pembelian aset dalam skala besar serta kebijakan suku bunga mendekati nol berisiko mendistorsi mekanisme pasar dan melemahkan stabilitas harga dalam jangka panjang. Karena itu, meski mendukung langkah awal penanganan krisis, Warsh menentang putaran lanjutan kebijakan *quantitative easing*.


Trump memuji Warsh sebagai sosok yang tepat untuk memimpin bank sentral AS. 

“Selain semua kelebihannya, dia adalah figur yang benar-benar pas untuk peran ini, dan dia tidak akan pernah mengecewakan,” tulis Trump, dikutip dari CNBC, Sabtu 31 Januari 2026.

Saat ini, Warsh menjabat sebagai distinguished visiting fellow di Stanford University. Ia merupakan lulusan Stanford University dan meraih gelar hukum dari Harvard University. Sebelumnya, Warsh sempat berkarier di Morgan Stanley serta menjadi penasihat kebijakan ekonomi di Gedung Putih. Ia dikenal sebagai pendukung independensi The Fed, namun juga kerap mengkritik lembaga tersebut karena dinilai telah melampaui mandat awalnya dan membutuhkan perubahan arah kebijakan.

Penunjukan Warsh dipandang sebagai sinyal pergeseran filosofi kebijakan moneter dibandingkan pendekatan Jerome Powell, terutama dengan sikap yang lebih ketat terhadap inflasi dan kebijakan moneter longgar. Meski demikian, meskipun dipilih oleh Trump, Warsh bukan figur yang mudah ditekan secara politik. Arah kebijakan yang ia ambil nantinya tetap akan sangat bergantung pada data ekonomi serta dinamika internal di tubuh The Fed.


Proses Pengangkatan Ketua The Fed

Sebagai catatan, Ketua The Fed tidak langsung menjabat hanya melalui penunjukan presiden. Kandidat yang dipilih Presiden AS harus mendapatkan persetujuan dari Senat melalui proses uji kelayakan dan kepatutan. Jika disetujui, Ketua The Fed akan menjabat selama empat tahun dan dapat dipilih kembali. Mekanisme ini dirancang untuk menjaga keseimbangan antara akuntabilitas politik dan independensi bank sentral dalam menetapkan kebijakan moneter.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya