Berita

Pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia/Net

Dunia

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia Kena Serangan Rusia, Ukraina: Tingkat Radiasi Aman

JUMAT, 04 MARET 2022 | 10:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Serangan Rusia menargetkan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia di Enerdohar, Ukraina. Itu merupakan salah satu pembangkit listrik terbesar di Eropa.

Menurut layanan darurat pada Jumat (4/3), serangan memicu kebakaran di luar parimeter pabrik.

Namun, direktur pabrik mengatakan keamanan radiasi telah diamankan di lokasi tersebut.


Menteri Energi AS Jennifer Granholm mengatakan telah berbicara dengan menteri energi Ukraina terkait situasi di pabrik. Zaporizhzhia sendiri dilindungi oleh struktur penahan yang kuat dan reaktor ditutup dengan aman.

“Kami tidak melihat pembacaan radiasi yang meningkat di dekat fasilitas itu,” kata Granholm, seperti dikutip Al Jazeera.

Selain itu, badan pengawas atom PBB, IAEA, mengatakan peralatan penting tidak terpengaruh oleh kebakaran.

Setelah serangan tersebut, Presiden AS Joe Biden berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

"Biden bergabung dengan Zelensky dalam mendesak Rusia untuk menghentikan kegiatan militernya di daerah itu dan mengizinkan petugas pemadam kebakaran dan responden darurat untuk mengakses situs itu,” kata  Gedung Putih.

Sementara itu, Zelensky menuduh Moskow menggunakan "teror nuklir" yang bertujuan mengulangi bencana Chernobyl.

“Tidak ada negara selain Rusia yang pernah menembaki unit tenaga nuklir. Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah kami. Dalam sejarah umat manusia. Negara teroris sekarang menggunakan teror nuklir,” ujarnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya