Berita

Presiden Keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono/Net

Dunia

SBY: Jangan Sampai Rusia vs Ukraina Jadi Perang Dunia ke-3 dan Perang Nuklir

RABU, 02 MARET 2022 | 18:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dunia harus segera menghentikan eskalasi yang terus meningkat antara Ukraina dan Rusia agar tidak mengarah ke Perang Dunia ke-3.

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengimbau agar setiap pihak yang terlibat mengambil peluang untuk mengakhiri konflik sesegera mungkin.

Lewat cuitannya pada Rabu (2/3), SBY mengakui tidak ada yang mengetahui pasti ujung dari perang yang tengah terjadi di Ukraina, apakah akan segera berakhir atau berlarut.


Namun ia juga mempercayai pada setiap konflik, betapa pun dahsyatnya, tetap memiliki peluang untuk berakhir.

"Seberapa panas dan ekskalatifnya geopolitik di kawasan Eropa, ada dua hal besar yang bersifat 'NO GO'. Pertama, jangan sampai perang ini mengarah ke 'peperangan dunia'. Kedua, jangan pernah berpikir dan berniat utk gunakan senjata nuklir, dari pihak manapun," tutur SBY.

Hingga saat ini, SBY menyebut dunia sudah berhasil mencegah Perang Nuklir dan Perang Dunia ke-3. Sehingga jangan sampai upaya selama 70 tahun terakhir menjadi sia-sia.

Dalam hal ini, SBY mendorong agar para pemimpin dunia, terutama para pemimpin politik melakukan upaya untuk mencegah Perang Nuklir dan Perang Dunia ke-3.

Untuk itu, ia mendesak bangsa-bangsa dunia untuk bersuara dan mendukung para pemimpin mereka untuk bersatu, mencegah terjadinya malapetaka besar.

"Ini sudah 'beyond politics', sebuah kewajiban moral tinggi. Pembiaran bukanlah opsi yang bisa diterima," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya