Berita

Sejumlah tokoh adat Kalimantan berkumpul untuk menghasilkan Maklumat Rakyat terkait IKN/Ist

Politik

Kumpul di Jakarta, Tokoh Adat Kalimantan Keluarkan Maklumat Rakyat Soal IKN

SELASA, 01 MARET 2022 | 12:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sejumlah tokoh adat Kalimantan menggelar pertemuan di sebuah hotel di bilangan Jakarta, pada Senin malam (28/2).

Pertemuan dihadiri oleh perwakilan tokoh adat Kalimantan. Di antaranya Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Martin Billa, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Aji Muhammad Arifin, Sultan Paser Aji Muhammad Jarnawi, Sultan Banjar Haji Khairul Saleh Al Mu’thasim Billah, dan Dewan Adat Dayak Provinsi se- Pulau/Banua Kalimantan H. Agustiar Sabran.

Dalam pertemuan itu, dihasilkan sebuah Maklumat Rakyat Kalimantan terkait pemindahan yang diikuti pengesahan UU tentang Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimatan Timur (Kaltim).


Ada 5 poin penting dalam Maklumat yang dihasilkan dalam pertemuan para tokoh Adat Kalimantan tersebut.

Pertama, berterima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Presiden RI Joko Widodo juga segenap pimpinan dan anggota DPR RI, atas pengesahan UU IKN pada 18 Januari 2022 di Pulau/Banua Kalimantan, khususnya di Provinsi Kalimantan Timur, serta memastikan agar IKN terus berkesinambungan siapapun pemimpin Indonesia ke depan.

Para tokoh adat Kalimantan siap memberikan dukungan dan terlibat secara penuh dan sungguh-sungguh, atas perwujudan dan pelaksanaan pembangunan IKN di Provinsi Kalimantan Timur, dengan konektivitas pembangunan kewilayahan antar provinsi yang ada di Pulau/Banua Kalimantan.

Ketiga, akan melibatkan segenap potensi putra-putri asli Pulau/Banua Kalimantan dalam menduduki jabatan-jabatan strategis di Badan Otorita IKN dengan memberikan afirmasi yang tertulis dengan jelas dalam peraturan turunan UU IKN.

Kemudian, memperhatikan nilai-nilai kearifan lokal Pulau/Banua Kalimantan (membangun fasilitas dan simbol-simbol adat, adab, dan pusat budaya) dalam ruang lingkup utama di wilayah IKN.

Kelima, melibatkan secara langsung segenap pemangku kelembagaan adat Pulau/Banua Kalimantan dalam merumuskan dan menyusun peraturan perundang-undangan sebagai turunan dari UU IKN.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Ini Alasan Nusron Wahid Tak Nongol di DPR Usai Anak Buah Dicokok KPK

Rabu, 16 September 2026 | 16:28

Prabowo Sampaikan Duka Cita atas Kecelakaan KM Virgo Transport 8

Rabu, 16 September 2026 | 16:17

Panja RUU Pemilu Dipastikan Dibentuk Tahun Ini

Rabu, 16 September 2026 | 16:15

Perlu Diusut Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Muara Baru

Rabu, 16 September 2026 | 16:11

PT 5 Persen Bikin Partai Nonparlemen Makin Berat ke Senayan

Rabu, 16 September 2026 | 16:10

Prabowo Resmikan LRT Kelapa Gading-Manggarai, Danantara Diminta Ikut Bantu

Rabu, 16 September 2026 | 16:09

Bapemperda DPRD DKI Dorong Penguatan Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 16 September 2026 | 16:00

OPM Bunuh Sopir Angkutan Masyarakat, Mobil Dibakar

Rabu, 16 September 2026 | 15:47

Kolaborasi Lintas Lembaga Terus Diperkuat Meski Karhutla Menurun

Rabu, 16 September 2026 | 15:44

KPK Periksa 3 ASN BPK terkait Dugaan Suap Pengubahan Audit Pemkab Muara Enim

Rabu, 16 September 2026 | 15:32

Selengkapnya