Berita

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu/Net

Politik

Said Didu Sangkal 4 Alasan Pemilu 2024 Perlu Ditunda

SELASA, 01 MARET 2022 | 08:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Alasan yang dikemukakan pimpinan partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo dalam mengusulkan penundaan Pemilu 2024 dinilai tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, M. Said Didu dengan tegas menyangkal 4 alasan yang sempat didengungkan petinggi parpol tersebut.

Pertama alasan bahwa penundaan pemilu merupakan permintaan banyak pihak. Menurut Said Didu, pernyataan ini perlu diuji lagi. Caranya dengan bertanya kepada seluruh rakyat Indonesia.


“Kedua (soal) beban negara lagi berat. Kenapa masih bangun IKN, kereta api cepat dll?” tanyanya lewat akun Twitter pribadi, Selasa (1/3).

Dia juga menolak alasan ketiga tentang kondisi ekonomi yang sedang berat sebagai dalih menunda pemilu. Baginya, jika benar kondisi ekonomi sulit, maka yang menyebabkan kondisi menjadi demikian tidak boleh menjabat lagi. Bukan malah diperpanjang.

“Keempat, alasan soal pandemi. (Ingat) pilkada 2020 (juga) pandemi. Klean waras?” tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya