Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Muhammadiyah: Sebagai Seorang Negarawan, Jokowi Perlu Sekali Lagi Tegaskan Ketidaksediaan Memperpanjang Jabatan Presiden

SABTU, 26 FEBRUARI 2022 | 14:35 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah tidak habis pikir dengan elite partai politik yang meminta agar Pemilu 2024 ditunda.

Pasalnya, alasan penundaan pemilu yang disampaikan ke publik terkesan sangat simplistis.

"Mereka mengesampingkan aspek-aspek konstitusional dan risiko sosial yang timbul sebagai akibat dari penundaan pemilu," kata Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Abdul Muti saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (26/2).


Terlebih, Presiden Joko Widodo pernah menegaskan akan melaksanakan amanah sampai 2024. Mantan Walikota Solo itu tidak menghendaki adanya perpanjangan masa jabatan, baik usulan tiga periode atau setengah periode tambahan.

Namun untuk meyakinkan publik, Presiden Jokowi bisa kembali menegaskan kepada publik bahwa ia tidak akan memperpanjang masa jabatannya melalui penundaan Pemilu 2024.

Ini penting agar tidak ada lagi spekulasi politik bahwa Kepala Negara akan melanggengkan kekuasaannya.

"Sebagai seorang negarawan, Presiden bisa sekali lagi menegaskan ketidaksediaannya untuk memperpanjang masa jabatan," tuturnya.

Lebih lanjut, Abdul Muti menyarankan agar semua pihak fokus pada penanganan masalah Covid-19 dan dampaknya.

"Itu jauh lebih penting," pungkasnya. 

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya