Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Simule saat menggelar aksi di Monas/Net

Politik

Ketum ProDEM: Eling Cak Imin, yang Telah Gagal Tidak Mungkin Diperpanjang

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 21:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) untuk menyampaikan usulan agar pemilu ditunda 1 hingga 2 tahun kepada Presiden Joko Widodo, langsung menuai kritik dari masyarakat.

Salah satunya dari Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Simule, yang sangsi dengan dasar penyampaian Cak Imin. Iwan Sumule yakin UMKM atau pelaku usaha tidak menyampaikan usulan seperti yang disampaikan Cak Imin.

“Eling (ingat) Cak Imin, rakyat sekarang bukan sedang baik-baik saja,” tegasnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (23/2).


Selama Presiden Joko Widodo memimpin, rakyat justru merasa kesejahteraan dan keadilan sosial yang diamanatkan konstitusi sebagai konsensus berbangsa dan bernegara, semakin jauh panggang dari api.

Contoh terdekat, sambungnya, rakyat saat ini dipaksa mengantre untuk mendapatkan minyak goreng. Kondisi ini terbilang paradoks lantaran Indonesia merupakan salah satu negara dengan kebun sawit terbesar di dunia.

Bagi Iwan Sumule, mereka yang telah gagal tidak layak untuk mendapatkan kursi pemimpin lagi.

“Yang gagal, tidak mungkin diperpanjang. Ibarat memaksa tikus mati untuk memanjat,” tutupnya.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya