Berita

Menteri BUMN Erick Thohir saat mendampingi Presiden Jokowi Kunker ke daerah/Ist

Politik

Dekat dengan NU, Erick Thohir Paham Pikiran Jokowi Ingin Nahdliyin jadi Mercusuar Ekonomi Umat

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 20:01 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gerak gerik Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang nampak dekat dengan kalangan Nahdlatul Ulama (NU) dipandang sebagai upaya menterjemahkan kehendak politik Presiden Joko Widodo.

Intelektual muda NU Ubaidillah Amin Moch menganalisa, selama memimpin, Presiden Jokowi nampak ingin menjadikan Nahdliyin menjadi kelompok yang memiliki kedaulatan ekonomi.

Nahdliyin adalah sebutan bagi kelompok yang terdiri dari anggota, kader dan simpatisan organisasi masyarakat Islam Nahdlatul Ulama (NU).


Analisa pria yang karib disapa Ubaid ini, sebagai orang nomor satu di Indonesia, Jokowi sangat paham bahwa NU adalah ormas terbesar di Indonesia dan dunia.

Atas realitas itulah, Ubaid memandang Erick Thohir yang paham akan pikiran Jokowi tentang pengembangan ekonomi umat.

"Salah satu menteri yang langsung merespons dengan gerak cepat saya lihat Menteri BUMN Erick Thohir," demikian kata Pengasuh Ponpes Annuriyah, Kaliwining Jember ini kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/2).

Pandangan Ubaid didasari atas aktivitas Erick Thohir yang kerap hadir di acara yang digelar oleh NU, baik jajaran kepengurusan besar (PB) atau level pengurus cabang (PC). Bahkan, catatan Ubaid, Erick juga serius mendatangi simpul-simpul tokoh pesantren di berbagai daerah.

Apalagi, saat berinteraksi dengan kalangan Nahdliyin baik struktural NU dan pengasuh Ponpes, Erick kerap menyuarakan pentingnya kedaulatan ekonomi.

Di mata Ubaid, Erick Thohir tidak hanya ingin NU menjadi pusat dan rujukan pembelajaran tentang Islam Wasathiyah.

"Saya melihat Mas Erick sangat konsentrasi membangun kedaulatan ekonomi nahdiyin, agar mampu menjadi mercusuar ekonomi keumatan," terang Ubaid.

Secara khusus, Ubaid mengajak kalangan Nahdliyin untuk memanfaatkan momentum perhatian pemerintahan Jokowi dengan merealisasikan bagaimana NU di berbagai level menjadi organisasi yang berdaulat secara ekonomi.

Sebab, ketika NU berdaulat, maka Indonesia akan mengalami peningkatan strata ekonomi di mata dunia.

"Jika ajakan Mas Erick benar-benar direspons dan diimplementasikan oleh warga nahdliyin dari pusat hingga ranting, saya yakin negara republik indonesia akan menjadi upper middle income country," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya