Berita

Wayang Khalid Basamalah/Repro

Politik

Khalid Basalamah Dihancurkan Dalang, Fadli Zon: Apa Kita Harus Tertawa Melihat Adegan Ini?

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 14:58 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Polemik wayang yang menyeret nama penceramah kondang, Khalid Basalamah setelah viral potongan video yang menyebut wayang haram, masih berkelanjutan.

Baru-baru ini, dai Nahdlatul Ulama Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus MIftah menggelar wayang berjudul "Wayang Haram, Dalang Ngamuk Wayang Basalamah Dikepruki Dalang".

Wayang yang bisa ditonton di kanal Youtube Adara NH pada Minggu (20/2), diberi judul AJURRR!! Wayang Basamalah Dimusnahkan Dalang. Khalid Basalamah juga dimunculkan sebagai wayang dengan sosok mirip dia.


Salah satu akun yang mengunggah potongan wayang itu adalah Pengajian Gus Miftah (@pgmoraaji) di media sosial Twitter.

"Nek ora seneng wayang ojo kakehan cangkem (kalau tidak senang, jangan banyak bicara)," cuit akun itu dikutip Senin (21/2).

"Pagelaran wayang kulit Ki Warseno Slank bersama Gus Miftah Jumat 18 Februari 2022, ajurrŕ...wayang Basalamah dihajar habis-habisan," sambungnya.

Cuitan @pgmoraaji itu pun direspon dengan rasa heran oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

"Apa kita harus tertawa puas melihat adegan ini?" ujar Fadli Zon di akun Twitter pribadinya.

Kata dia, budaya harusnya bisa mempersatukan. Bukan justru menanam bibit dendam dengan wayang Khalid Basalamah.

"Harusnya tunjukkan bahwa budaya itu merangkul, menyatukan,  menyelaraskan bukan memupuk dendam dan memecah belah," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya