Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

PBNU Sambut Baik Komitmen Erick Thohir Dorong NU Punya 250 BUMN Sendiri

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 14:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyambut baik keinginan Meneg BUMN Erick Thohir yang mendorong lahirnya 250 Badan Usaha Milik NU (BUMNU) untuk membangkitkan ekonomi umat.

Wasekjen PBNU Faisal Saimima mengatakan kerjasama Kementerian BUMN dan PBNU menunjukan kepeduliannya Erick Thohir terhadap warga Nahdliyyin dalam menumbuh kembangkan ekonomi umat.

Menurut Faisal, ke depan NU didorong memiliki badan usaha sendiri dengan 250 badan usaha yang akan disebar sekurang-kurangnya di 130 cabang di Indonesia, tentu dengan melihat potensi pengembangan usaha di masing-masing cabang.


"Jika Indonesia dengan pertambahan jumlah penduduk menjadikan bonus demografi untuk mengembangkan ekonomi, maka ide menumbuh kembangkan badan usaha milik NU sebagai pengembangan potensi dari jumlah anggota NU adalah ide yang luar biasa dan patut didukung oleh segala lapisan struktur maupun kultur di lingkungan NU," kata Faisal dalam keterangannya di Jakarta, Senin (21/2).

Menurut Faisal, dengan menjadikan Badan Usaha Milik NU yang ditopang oleh Kementerian BUMN dengan berbagai macam bantuan mulai dari fasilitas, kemudahan pengembangan usaha, sampai melibatkan para ahli di BUMN maka akan mempercepat kemandirian ekonomi anggota dan organisasi.

"Sehingga mampu mempercepat program pemerintah dalam menumbuh kembangkan sektor ekonomi masyarakat Indonesia," ujar Faisal.

Faisal berharap gagasan besar ini tidak hanya sekadar penandatanganan kerja sama di atas kertas, namun akan diteruskan dengan pembentukan dan pengembangan unit-unit usaha milik NU di tingkat bawah.

"Sebab orientasi program dari Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf adalah implementasi program ada pada tingkat pengurus wilayah dan cabang Nahdlatul Ulama. PBNU hanya memfasilitasi dan mengawal agar program terealisasi di tingkatan bawah," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mendorong Nahdlatul Ulama (NU) memiliki 250 'BUMN' sendiri. Para ahli di BUMN akan dilibatkan untuk membantu hal ini.

Erick menjelaskan, pandemi Covid-19 tak hanya menekan sendi-sendi kesehatan tapi juga perekonomian. Dia pun menyebut BUMN harus bisa mengintervensi kesenjangan ekonomi yang terjadi.

"Diimplementasikan hari ini dengan menandatangani kerja sama antara BUMN-nya punya NU dan BUMN punya Indonesia," ujar Erick.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya