Berita

Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri/Net

Politik

Ini yang Diperlukan agar Duet Ganjar Pranowo-Firli Bahuri Bisa Melaju

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 13:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk diduetkan dengan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri para Pilpres 2024 nanti terbuka lebar.

Duet keduanya juga akan menarik perhatian publik karena memiliki latar belakang yang berbeda. Ganjar sebagai seorang politisi, sementara Firli Bahuri mewakili unsur penegak hukum.

"Peluang Ganjar-Firli bisa saja terbuka, dalam politik mungkin-mungkin saja," ujar pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Senin (21/2).


Namun begitu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai Firli harus mengimbangi Ganjar Pranowo yang memiliki elektabilitas dan popularitas tinggi di sejumlah lembaga survei nasional.

"Jika ingin nyapres, Firli perlu punya elektabilitas yang tinggi. Jika elektabilitasnya nol, sulit bisa maju," kata Ujang Komarudin.

Adapun, untuk peluang Ganjar dan Firli sendiri untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2024 dinilai masih sangat jauh kemungkinannya. Sebab, Firli tidak memiliki partai politik, dan Ganjar belum mendapatkan kepastian bakal diusung oleh partainya sendiri yakni PDIP.

"Jika Firli berpasangan dengan Ganjar pun akan berat. Karena dua-duanya tak punya partai. Karena Ganjar pun tak akan direkomendasikan oleh PDIP," pungkasnya.

Untuk itu, kedua tokoh tersebut perlu meyakinkan partai, sehingga mau untuk mengusung duet mereka pada pilpres 2024 mendatang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya