Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin/Net

Politik

Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto, 2 Tokoh Paling Aman Pemilik Tiket Capres 2024

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 18:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon presiden yang dinilai paling potensial untuk Pemilu 2024 adalah mereka yang sudah memiliki tiket untuk berlaga di hajatan lima tahunan.

Menilik para calon yang masuk bursa Capres di sejumlah lembaga survei nasional, ada dua nama yang dinilai aman maju pada Pilpres 2024. Mereka adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin mengatakan, sejumlah nama Kepala Daerah yang masuk bursa Capres potensial seperti Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil, dinilai masih belum aman.


Argumentasinya, para Kepala Daerah itu belum punya kendaraan politik, yakni partai politik.

"Secara kalkulasi politik seperti itu, yang aman cuma Prabowo dan Airlangga. Yang punya partai peluang nyapresnya lebih besar. Karena sudah punya tiket, tinggal  berkoalisi dan menaikkan elektabilitasnya masing-masing," kata Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Kamis (17/2).

Apalagi, kata pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, survei nasional saat ini pun masih cenderung standar dan belum ada peningkatan signifikan terhadap elektoral dari para tokoh yang masuk bursa Capres 2024.

"Karena masih di angka 30 persenan terkait elektabilitas. Jadi belum bisa jadi gambaran," tuturnya.

Namun, menurut Ujang Komarudin, jika Anies dan RK ingin nyapres pun harus memiliki elektabilitas tertinggi hingga menjelang pendaftaran di KPU nanti.

"Ini agar partai-partai mendekat," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya