Berita

Raja Salman dari Arab Saudi dan Presiden AS Joe Biden/AP

Dunia

Joe Biden Janji ke Raja Salman, Siap Pasang Badan Lawan Houthi

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 09:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) memberikan komitmen kepada Arab Saudi untuk mendukung menghadapi serangan dari kelompok pemberontak Houthi.

Komitmen itu disampaikan oleh Presiden AS Joe Biden kepada Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al Saud pada Rabu (9/2).

Menurut pernyataan Gedung Putih yang dikutip Al Jazeera, kedua pemimpin membahas perkembangan regional dan masalah yang menjadi perhatian bersama.


"Presiden menggarisbawahi komitmen AS untuk mendukung Arab Saudi dalam membela rakyat dan wilayahnya dari serangan ini (Houthi) dan dukungan penuh untuk upaya yang dipimpin PBB untuk mengakhiri perang di Yaman," kata Gedung Putih.

Di samping itu, Biden dan Raja Salman juga membahas kesepakatan nuklir Iran. Biden menekankan bahwa Iran tidak akan pernah dapat memperoleh senjata nuklir.

"Kedua pemimpin lebih lanjut menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat dan Arab Saudi untuk memastikan stabilitas pasokan energi global," lanjut Gedung Putih.

Pemberontak Houthi telah secara teratur menembakkan rudal dan pesawat tak berawak ke Arab Saudi sejak 2015, ketika koalisi militer pimpinan Saudi melakukan intervensi di Yaman untuk mencoba memulihkan pemerintah.

Telah lama diyakini bahwa Iran berencana untuk menggunakan Houthi untuk mengambil alih Yaman dan merebut pelabuhan strategis utama Aden, yang mengontrol pintu masuk ke Laut Merah dan akhirnya ke kota resor Israel Eilat.

Iran sendiri membantah mendukung Houthi dan juga menolak tuduhan Arab Saudi bahwa Teheran memberi pemberontak Houthi di Yaman kemampuan balistik.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya