Berita

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Sekjen PBB: Dunia Harus Perkuat Upaya Solusi Dua Negara, dengan Yerusalem sebagai Ibukota Bersama Palestina dan Israel

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 08:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak masyarakat internasional untuk meningkatkan upaya dalam menyelesaikan konflik Palestina-Israel dan mencapai solusi dua negara.

Hal itu disampaikan oleh Guterres dalam pertemuan Komite PBB untuk Palestina, seperti dikutip ANI News pada Selasa (8/2).

Guterres mengatakan situasi di wilayah Palestina yang diduduki terus menimbulkan tantangan signifikan bagi perdamaian dan keamanan internasional.


"Kami sangat perlu mengintensifkan upaya kolektif untuk menyelesaikan konflik dan mengakhiri pendudukan sejalan dengan resolusi PBB, hukum internasional dan perjanjian bilateral," kata Guterres.

Ia juga menegaskan, solusi harus berlandaskan dua negara, yaitu Negara Palestina dan Negara Israel yang merdeka, demokratis, berdaulat, dan hidup berdampingan dengan damai.

Sementara perbatasan yang diakui berdasarkan garis sebelum 1967, dengan Yerusalem sebagai ibu kota bersama dari kedua negara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya