Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Prancis Emmanuel Macron/Net

Dunia

Jamu Emmanuel Macron, Vladimir Putin Keluhkan NATO yang Jor-joran Kirim Senjata ke Ukraina

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 08:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan berbagai keluhannya kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron. Salah satunya, ia menyebut negara-negara NATO terus memompa Ukraina dengan senjata.

Dalam sebuah konferensi pers setelah pertemuan pada Senin (7/2), Putin mengungkap diskusinya denagn Macron di Moskow berlangsung selama enam jam untuk membahas berbagai hal.

"Negara-negara anggota NATO terus memompa Ukraina dengan jenis senjata modern, mengalokasikan sumber daya keuangan yang signifikan untuk modernisasi tentara Ukraina. Mereka mengirim spesialis dan instruktur militer," kata Putin, seperti dikutip ANI New.


Menurut Putin, Ukraina telah mengabaikan semua kemungkinan penyelesaian damai. Ia bahkan menyebut Kiev telah menghancurkan Perjanjian Minsk.

"Tidak ada kemajuan dalam masalah mendasar seperti reformasi konstitusi, amnesti, pemilihan lokal, aspek hukum dari status khusus. Donbas. Formula Steinmeier yang terkenal, setidaknya bagi para ahli, masih belum diabadikan dalam UU Ukraina," kata Putin.

Untuk itu, Putin berharap Macron dapat membahas keluhan-keluhannya selama kunjungan presiden Prancis itu ke Kiev, Ukraina pada Selasa (8/2).

Kendati begitu, Putin meyakini Macron akan mengalami kesulitan untuk melakukan negosiasi dengan pemimpin Ukraina.

Putin mengatakan bahwa setelah kunjungan Macron ke Kiev, mereka masih akan saling menelepon.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya