Berita

Perayaan 62 tahun hubungan Indonesia-Kuba yang digelar KBRI Havana/Net

Dunia

Rayakan 62 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Kuba, KBRI Havana Hadirkan Pameran Foto

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 06:31 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pameran foto hingga orkestra angklung memeriahkan perayaan 62 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Kuba, yang semakin dekat meski di tengah hambatan pandemi Covid-19.

Kedutaan Besar RI untuk Kuba menggelar perayaan tersebut di House of Friendship, Havana pada Senin (7/2).

"Selama tahun-tahun ini, Indonesia dan Kuba telah mempertahankan kerjasama yang saling menguntungkan di banyak bidang, berdasarkan kesetaraan, saling menghormati, dan keramahan," kata Duta Besar RI untuk Kuba Nana Juliana dalam sambutannya.


Ia mengatakan, meski perdagangan meningkat dalam dua tahun terakhir di tengah pandemi, ada kemungkinan volume ini akan tumbuh dan Kuba dapat meningkatkan ekspornya ke pasar Indonesia, seperti tembakau dan gula.

"Kami ingin kerjasama ekonomi yang lebih konkret karena jumlahnya tidak mencerminkan potensi sebenarnya dari kedua negara dan KBRI berkomitmen untuk memperluas hubungan ini," jelas Nana, seperti dikutip Prensa Latina.

Perayaan sendiri dimeriahkan dengan orkestra angklung oleh para musisi muda di Konservatorium José White di Camagüey, yang disutradarai oleh maestro Eugenio Silva.

Sementara itu, pameran foto memperlihatkan sejarah hubungan antara Indonesia dan Kuba. Tampak sejumlah peristiwa, seperti kunjungan Komandan Ernesto Che Guevara ke Jakarta pada Juli 1959 dan kunjungan berikutnya Presiden RI Soekarno ke Havana  pada Januari 1960 diabadikan. Terlihat juga kedekatan Soekarno dengan Presiden Kuba Fidel Castro.

Indonesia dan Kuba telah banyak saling membantu. Ketika tsunami Aceh 2004 dan gempa bumi Jawa 2006, Kuba mengirimkan dokter untuk membantu Indonesia.

Hal yang sama dilakukan Kuba selama pandemi Covid-19. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir, spesialis dari kedua negara telah bertukar pengembangan dan produksi vaksin Covid-19.

Indonesia dan Kuba juga telah saling mendukung di berbagai forum internasional, seperti pencalonan untuk Dewan Keamanan PBB. Indonesia pun selalu menolak blokade AS terhadap Kuba.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya