Berita

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dan Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Dibutakan China, Pakistan Dukung Beijing atas Klaim Laut China Selatan hingga Pelanggaran HAM Uighur

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 09:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan disebut telah dibutakan oleh China hingga menyatakan komitmen dukungan atas semua kebijakan Beijing yang kontroversial, termasuk terkait Laut China Selatan, Xinjiang, hingga Taiwan, Tibet dan Hong Kong.

Komitmen tersebut disampaikan Khan ketika bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Beijing pada Minggu (6/2).

"Pihak Pakistan menyatakan komitmennya terhadap kebijakan Satu-China dan dukungannya untuk China di Taiwan, Laut China Selatan, Hong Kong, Xinjiang, dan Tibet," begitu penyataan bersama kedua negara.


Dikutip dari ANI News, komitmen tersebut menunjukkan Pakistan yang "telah menutup mata" terhadap dugaan kelompok HAM dan Barat atas penindasan Muslim Uighur di Xinjiang.

"Pihak China menegaskan kembali dukungannya untuk Pakistan dalam menjaga kedaulatan, kemerdekaan dan keamanannya, serta mempromosikan pembangunan sosial-ekonomi dan kemakmurannya," tambah pernyataan bersama itu.

Dukungan Islamabad kepada Beijing terhadap tuduhan pelanggaran HAM oleh China di wilayah Xinjiang datang pada saat baru-baru ini 243 kelompok global menyerukan boikot diplomatik Olimpiade Musim Dingin Beijing.

Menurut Human Rights Watch pada akhir Januari, China telah melakukan pelanggaran HAM terhadap Uighur, Tibet, kelompok etnis, dan penganut agama dari semua kelompok agama independen.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya