Berita

Demonstran pengemudi truk yang menyebut diri sebagai Konvoi Kebebasan memblokade pusat ibukota Kanada, Ottawa/Net

Dunia

Demonstran Pengemudi Truk Lumpuhkan Pusat Ibukota, Ottawa Berlakukan Keadaan Darurat

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 08:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ibukota Kanada, Ottawa, telah memberlakukan keadaan darurat untuk menanggapi aksi protes para pengemudi truk terhadap aturan pembatasan Covid-19.

Keadaan darurat diumumkan oleh Walikota Ottawa Jim Watson pada Minggu (6/2). Itu dilakukan setelah para pengemudi truk yang protes menutup sebagian besar pusat ibukota.

Watson juga menyoroti jumlah demonstran yang melebih jumlah polisi untuk mengendalikan situasi.


"(Ini) mencerminkan bahaya dan ancaman serius terhadap keselamatan dan keamanan penduduk yang ditimbulkan oleh demonstrasi yang sedang berlangsung dan menyoroti perlunya dukungan dan yurisdiksi dan tingkat pemerintahan lain," kata Watson, seperti dikutip Reuters.

Para pengemudi truk yang menyebut diri mereka sebagai "Konvoi Kebebasan" telah melumpuhkan pusat kota Ottawa selama sembilan hari terakhir. Mereka dibuat marah dengan langkah wajib vaksin Covid-19 yang diberlakukan oleh pemerintahan Perdana Menteri Justin Trudeau.

Beberapa dari mereka mengibarkan bendera Konfederasi dan Nazi, sembari menyerukan untuk membubarkan pemerintah.

Demonstasi juga diramaikan dengan bunyi klakson yang tidak henti-hentinya, dan kembang api sesekali.

Menurut keterangan polisi, aksi terorganisir dari para pengemudi truk ini sebagian besar mendapatkan dana dari simpatisan di Amerika Serikat (AS).

Mantan Presiden AS Donald Trump dan CEO Tesla Elon Musk memuji para pengemudi truk.

Sementara itu, GoFundMe telah menghapus halaman donasi untuk "Konvoi Kebebasan".

Trudeau menyebut konvoi tersebut hanya mewakili minoritas dan pemerintah tidak akan terintimidasi. Sejauh ini, sekitar 90 persen pengemudi truk lintas batas Kanada telah divaksinasi penuh Covid-19.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya