Berita

Militer Rusia/Net

Dunia

Mantan Menhan Ukraina: Rusia Mampu Merebut Ibukota Kiev Sekarang

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 08:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia memiliki kekuatan yang cukup untuk merebut ibukota Ukraina, Kiev. Namun tidak cukup untuk melakukan invasi secara penuh.

Begitu yang dikatakan oleh mantan Menteri Pertahanan Ukraina Andriy Zagorodnyuk dalam wawancara kepada The Guardian, Minggu (6/2).

“Rusia sekarang dapat merebut kota mana pun di Ukraina, tetapi kami masih belum melihat 200 ribu tentara yang dibutuhkan untuk invasi skala penuh,” kata Zagorodnyuk.


Secara pribadi, Zagorodnyuk mengaku tidak percaya jika invasi Rusia tidak dapat dihindari, mengingat niat dan strategi Kremlin tidak jelas.

“Kami tidak melihat akhir permainan politik di sini. Jika (Presiden Rusia Vladimir) Putin merebut Kiev, akan ada perang skala penuh. Pasukan tentara Ukraina akan berperang. Akan ada perlawanan besar sepanjang masa. Kenapa mereka ingin melakukan itu?" tuturnya.

Baru-baru ini, para pejabat Amerika Serikat (AS) meyakini bahwa Rusia sudah memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukan invasi penuh ke Ukraina, yang bisa menelan 50 ribu nyawa dan 5 juta orang mengungsi.

Lebih dari 100 ribu pasukan Rusia dilaporkan sudah ada di dekat perbatasan Ukraina, yang memicu kekhawatiran kemungkinan Moskow melakukan invasi.

Rusia telah berulang kali menolak klaim pihaknya merencanakan invasi, dan menyebut pengerahan militer di perbatasan merupakan haknya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Iran Sodorkan 14 Syarat Damai yang Harus Dipenuhi AS

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:59

KPK Soroti Aset Mangkrak Rp27,5 Triliun di Sulsel

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:20

Ribuan Jemaah Haji Bertahap Bergerak dari Madinah ke Makkah

Minggu, 03 Mei 2026 | 09:14

Ratas Hambalang, Prabowo Matangkan Agenda Pendidikan hingga Hilirisasi Nasional

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:51

Mahasiswa Didorong Kembali jadi Kekuatan Pengontrol Sosial

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:39

Update harga BBM Terbaru di SPBU Pertamina, BP, hingga Vivo

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:27

Perpres Ojol Bawa Angin Segar Bagi Pengemudi Online

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:20

Pemerataan Pendidikan Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Minggu, 03 Mei 2026 | 08:14

Amien Rais Sebaiknya Segera Klarifikasi

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:46

Publik Nantikan Aksi Nyata Dudung Bereskan Masalah MBG

Minggu, 03 Mei 2026 | 07:36

Selengkapnya