Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lebih dari Satu Juta Warga Afghanistan Kabur ke Luar Negeri Sejak Taliban Berkuasa

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Situasi di Afghanistan, khususnya setelah Taliban mengambil alih kekuasaan, membuat lebih dari satu juta warganya bermigrasi.

Selama empat bulan terakhir, banyak warga Afghanistan berusaha mengungsi dengan melintasi perbatasan Iran maupun Pakistan, seperti dikutip TOLO News, Minggu (6/2).

Menurut kepala industri transportasi swasta, sekitar 4.000 orang menuju ke Iran setiap harinya. Banyak di antara mereka merupakan warga Provinsi Herat.


Salah seorang pengungsi, Mohammad Ayoub, juga memboyong keluarganya yang terdiri dari lima orang ke Iran.

"Saya ingin pergi karena saya ingin anak-anak saya, dua laki-laki dan dua perempuan, melanjutkan studi mereka di lingkungan yang baik," ujarnya yang bekerja di Kementerian Pendidikan Tinggi selama 10 tahun terakhir.

Selain Iran, warga Afghanistan juga mengungsi ke Pakistan. Kepala perusahaan transportasi Ismail Jawanmard Amerkhel menyebut ada sekitar 3.500 hingga 4.000 orang dari Provinsi Kandahar, Nimroz, dan Herat yang berusaha ke Iran.

Migrasi massal juga telah menimbulkan kekhawatiran di kawasan dan Eropa tentang terulangnya krisis pengungsi 2015, ketika lebih dari satu juta orang, sebagian besar warga Suriah, mencari suaka di Eropa.

“Meskipun banyak yang memilih untuk pergi karena krisis ekonomi langsung, prospek pemerintahan Taliban jangka panjang, termasuk pembatasan pada perempuan dan ketakutan akan pembalasan, hanya menambah urgensi mereka," tulis laporan TOLO News.

Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan pada pertengahan Agustus, ketika Amerika Serikat (AS) dan sekutu-sekutunya menarik diri dari negara tersebut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya