Berita

Tim penyelamat berhasil mengevakuasi Rayan dari sumur 32 meter/Net

Dunia

Empat Hari Terjebak di Sumur 32 Meter, Rayan si Bocah 5 Tahun di Maroko Meninggal

MINGGU, 06 FEBRUARI 2022 | 06:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Setelah terperangkap selama empat hari di dalam sumur, Rayan, bocah lima tahun di Desa Igran, Provinsi Chefchaouen dinyatakan meninggal dunia.

Pengumuman meninggalnya Rayan disampaikan oleh Istana Kerajaan ada Sabtu (6/2), setelah tim penyelamat mengevakuasinya pada hari yang sama.

Dari laporan Associated Press, Rayan ditarik keluar dari sumur dengan memprihatinkan. Tampak bocah itu terbungkus selimut kuning.


Operasi penyelamatan Rayan sendiri menarik perhatian dunia. Selama proses evakuasi, warganet memberikan dukungan untuk upaya penyelamatan Rayan dengan tagar #SaveRayan.

Di tempat penyelamatan, ratusan orang juga berkumpul menyaksikan proses evakuasi.

Rayan terperosok ke dalam sumur sedalam 32 meter yang tengah diperbaiki ayahnya pada Selasa (1/2), ketika sedang bermain. Lubang yang terlalu sempit membuat tim penyelamat sulit menjangkaunya.

Alhasil, tim menggunakan buldoser untuk menggali parit paralel. Pada Jumat (4/2), mereka mulai menggali terowongan horizontal untuk mencapai bocah itu.

Pada saat yang sama, tim penyelamat mengirim oksigen dan air menggunakan tali untuk Rayan bertahan hidup. Mereka juga mengerakkan kamera untuk memantaunya.

"Tidak mungkin untuk menentukan kondisi (Rayan) sama sekali saat ini. Tapi kami berharap kepada Tuhan anak itu masih hidup," kata kepala tim penyelamat, Abdelhadi Temrani.

Proses penyelamatan Rayan juga dipantau oleh kerajaan. Bahkan para ahli di bidang teknik topografi dipanggil untuk membantu.

Menurut Abdelhadi, proses penggalian juga cukup sulit lantaran adanya batu keras yang dikhawatirkan bisa memicu longsor atau retakan.

"Butuh waktu sekitar lima jam untuk menyingkirkan batu karena penggaliannya lambat dan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari retakan di lubang dari bawah, yang dapat mengancam nyawa anak dan juga petugas penyelamat," jelasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya