Berita

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha/Repro

Dunia

Ukraina-Rusia Memanas, KBRI Kiev Siapkan Rencana Kontijensi

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 14:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kiev sudah mempersiapkan berbagai rencana jika ketegangan antara Ukraina dan Rusia terus berlanjut.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Badan Hukum Indonesia (BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha mengatakan, total WNI di Ukraina telah diidentifikasi sebanyak 131 orang, dengan mayoritas sebanyak 78 orang di Kiev.

"Menurut KBRI Kiev, kondisi saat ini terpantau normal," kata Judha dalam press briefing Kemlu yang digelar secara virtual pada Kamis (3/2).


Judha mengatakan, KBRI Kiev telah memberikan imbauan kepada WNI untuk melaporkan diri demi pemutakhiran data. KBRI juga meminta WNI untuk tetap waspada dan terus menjaga komunikasi.

"KBRI bekerja dengan Kemlu dan perwakilan Indonesia di negara-negara dekat Ukraina untuk rencana kontijensi, apabila ada eskalasi di kemudian hari," jelasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya