Berita

Pesan video Presiden China Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping: China akan Menghadirkan Olimpiade Beijing yang Aman dan Megah

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 13:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden China Xi Jinping kembali memastikan gelaran Olimpiade Beijing akan berlangsung dengan aman dan megah.

Hal itu dikatakan Xi ketika berbicara melalui video singkat dalam sesi bersama Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Beijing pada Kamis (3/2).

"Dari 'Satu Dunia-Satu Mimpi' pada 2008 hingga 'Bersama untuk Masa Depan Bersama' pada 2022, China telah mengambil bagian aktif dalam gerakan Olimpiade dan secara konsisten memperjuangkan semangat Olimpiade," ujar Xi, seperti dikutip Reuters.


Xi mengatakan, China telah memainkan peran aktif dalam gerakan Olimpiade sejak menggelar Olimpiade musim panas 2008. Untuk kali ini, China telah melibatkan 300 juta orang China dalam olahraga musim dingin seperti yang dijanjikan.

"Olimpiade Musim Dingin akan dibuka besok malam. Dunia mengalihkan pandangannya ke China, dan China sudah siap. Kami akan melakukan yang terbaik untuk menghadirkan Olimpiade yang efisien, aman, dan megah kepada dunia," tambah Xi.

Pada sesi yang sama, Presiden IOC Thomas Bach mengkritik langkah sejumlah negara yang memberlakukan boikot diplomatik terhadap Olimpiade Beijing, seperti Amerika Serikat, Inggris, dan sekutu mereka.

Boikot dilatarbelakangi dugaan China telah melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap minoritas Uighur di Xinjiang.

Bach mengatakan, dua tahun menjelang Olimpiade Beijing, ia mengaku telah memperkirakan adanya politisasi olahraga. Ia menyebut, Olimpiade 1976, 1980 dan 1984 semuanya dilanda boikot negara-negara selama era Perang Dingin, sangat merusak universalitas dan keuangan acara tersebut.

"Kami juga melihat bahwa dalam pikiran beberapa orang, hantu-hantu boikot di masa lalu muncul lagi," kata Bach.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya