Berita

Qatar Airways/Net

Dunia

Qatar dan Taliban Mulai Penerbangan Langsung Rute Doha-Kabul

KAMIS, 03 FEBRUARI 2022 | 09:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Qatar dan Taliban telah sepakat untuk memulai penerbangan langsung rute Doha-Kabul. Kesepakatan muncul setelah keduanya setuju untuk melanjutkan proses evakuasi dari Afghanistan.

Kementerian Transportasi dan Penerbangan Sipil Afghanistan pada Rabu (2/2) mengatakan, maskapai penerbangan Afghanistan dan Qatar akan melakukan penerbangan rute Doha-Kabul setiap pekan.

"Imarah Islam dan Qatar membuat kesepakatan untuk memulai penerbangan antara Kabul-Doha. Maskapai penerbangan Afghanistan akan melakukan penerbangan ke Doha, dan maskapai Qatar akan terbang ke Kabul," kata jurubicara kementerian, Imamuddin Ahmadi, seperti dikutip TOLO News.


Menurut para ahli, dimulainya penerbangan antara Kabul dan Doha akan meningkatkan industri penerbangan Afghanistan.

Ekonom Sayed Masoud juga menilai kesepakatan tersebut merupakan langkah besar bagi penerbangan Afghanistan.

Dengan kesepakatan tersebut, mantan kepala Otoritas Penerbangan Sipil Afghanistan (ACAA) Mohammad Qassim Wafayizada mengatakan tiket penerbangan antara Kabul dan Qatar akan lebih murah.

“Ini dapat membantu karena Afghanistan bergantung pada dua pusat transit utamanya seperti Turki dan UEA (Uni Emirat Arab) untuk penerbangan. Qatar Airways adalah maskapai penerbangan terkenal yang diizinkan terbang ke 173 tujuan,” kata Wafayizada.

Kabul dan Doha menandatangani perjanjian kerjasama penerbangan udara bilateral pada tahun 2005, tetapi karena masalah politik penerbangan langsung antara kedua negara tidak terjadi.

Pada Selasa (1/2), Qatar dan Taliban juga seuju untuk melanjutkan penerbangan evakuasi carteran dari bandara Kabul setelah pembicaraan antara kedua belah pihak.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya