Berita

Duta besar Rusia untuk Bulgaria Eleonora Mitrofanova/Net

Dunia

Duta Besar Mitrofanova: Rusia Tidak Menuntut Bulgaria Meninggalkan NATO

RABU, 02 FEBRUARI 2022 | 06:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Moskow sedang mengupayakan penarikan pasukan dan senjata NATO dari Rumania dan Bulgaria sebagai bagian dari tuntutan keamanannya dari aliansi pimpinan AS.

Duta besar Rusia untuk Bulgaria Eleonora Mitrofanova mengatakan Moskow tidak menginginkan lebih dari itu.

"Idenya bukanlah bahwa negara-negara yang bergabung dengan NATO setelah 1997 harus meninggalkan Aliansi. Idenya adalah agar kontingen militer, pangkalan, dan senjata strategis diambil dari negara-negara yang bergabung dengan NATO setelah 1997," tegas Eleonora dalam wawancaranya dengan TV NOVA pada Selasa (1/2).


Permintaan itu sendiri sebenarnya tidak mempengaruhi Bulgaria, karena tidak ada pangkalan militer atau senjata strategis yang menargetkan Rusia dalam hal ini. Namun, untuk Rumania, tuntutan Rusia itu agak mempengaruhi.

Namun, ia menekankan bahwa tuntutan itu bukan berarti Bulgaria atau Rumania meninggalkan aliansi.

"Itu saja, ini bukan untuk Bulgaria meninggalkan NATO atau Rumania meninggalkan NATO," katanya, menambahkan bahwa setiap negara memiliki hak berdaulat untuk memilih aliansi yang akan menjamin keamanannya.

Menurut Mitrofanova, Bulgaria akan menjadi target Rusia jika pangkalan militer dan senjata strategis yang menargetkan Rusia ditempatkan di wilayahnya. Karena ini tidak terjadi, maka "Anda bukan target dan Pemerintah Anda benar untuk tidak membuat pernyataan ekstrem mengenai hal ini," tegasnya.
Ia tidak percaya bahwa Bulgaria akan terpengaruh oleh kemungkinan sanksi yang diluncurkan Barat terhadap Rusia yang dapat mengganggu pasokan gas alam. Menurutnya, ini sama sekali tidak mempengaruhi Bulgaria, karena Rusia selalu menjadi pemasok yang dapat diandalkan.

"Saya pikir varian peristiwa yang sedang berlangsung ini tidak melibatkan Bulgaria. Rusia selalu menjadi pemasok perdagangan luar negeri yang dapat diandalkan, ujarnya.

Lalu, jika seseorang berbicara tentang masalah secara keseluruhan, katanya, maka perlu diingat Nord Stream 2 dan upaya terus-menerus untuk menghentikannya.

"Dengan tidak meluncurkan Nord Stream 2, Eropa menghukum dirinya sendiri. Ini bukan krisis bagi Rusia karena aliran gas kita dapat dialihkan ke arah timur di mana ada permintaan tinggi," tutupnya.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Muktamar NU: Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:07

Jazzscape: Malam Intim Jazz dari Rooftop Jakarta

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:06

KDKMP Kembalikan Hak Rakyat Secara Fair

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:54

Prabowo Sapa Ribuan Massa Aksi Damai Pendukung Ekonomi Kerakyatan di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:52

Ketika Ibu Bersatu Padu

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:43

Tak Sesuai Keputusan Presiden, DPR Heran Realisasi Bantuan Pangan Ditunda

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:33

TNI Bantah jadi Penyebab Ledakan Depan Gereja di Intan Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26

BPOM Bali Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, 15 Tersangka Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:04

Pembentukan BUMN Ekspor Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:59

Mercy Barends: Hentikan Kriminalisasi Masyarakat Adat Halmahera Utara

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:55

Selengkapnya