Berita

Mantan Wapres RI Jusuf Kalla/Net

Politik

Pemindahan IKN Pasti Ada Masalah, JK Minta Setop Perdebatan

SELASA, 01 FEBRUARI 2022 | 03:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla (JK) mengatakan saat ini tidak perlu ada perdebatan lagi terkait dengan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN). Sebab, pemindahan IKN sudah menjadi keputusan bersama antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri Rakernas Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Senin (31/1).

JK menjelaskan, dengan keputusan memindahkan IKN konsekuensinya adalah pemerintah pasti akan menghadapi masalah, baik dari sisi anggaran, lokasi dan yang lainnya.


Meski demikian, Ketua PMI itu menegaskan, rumitnya masalah itu menjadi tugas pemerintah untuk menyelesaikan. Pemerintah, kata JK tidak bisa melakukan pekerjaan itu sendiri, karena harus bersama masyarakat.

"Pasti akan ada masalah, masalah anggaran lah masalah lokasi," demikian kata JK, Senin (31/1).

Menurut JK, saat ini sudah bukan waktunya memperdebatkan keputusan pemindahan IKN. Apalagi, pemindahan sebuah IKN bukan perkara yang mudah.

Jika merujuk pada pemindahan IKN di negara lain, memindahkan IKN yang dinamakan Nusantara itu akan membutuhkan waktu puluhan tahun.

UU IKN telah menjadi keputusan bersama antara pemerintah dan DPR pada 18 Januari lalu. Kritikan muncul karena keputusan pemindahan IKN dinilai terburu-buru dan UU yang dihasilkan terkesan berjalan dengan cepat.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya