Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Repro

Politik

Zulhas: Islam Tengah Harus Jadi Jalan Politik Indonesia ke Depan

SABTU, 29 JANUARI 2022 | 18:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Islam jalan tengah atau jalan wasathiyah sedianya menjadi pegangan bagi para aktor politik di Tanah Air. Sebab, Islam tengah tidak hanya membawa misi keutuhan, tetapi juga misi kemanusiaan.  

Begitu disampaikan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ketika menyampaikan pidato kebudayaan dalam acara Penganugerahan Zulhas Award 2022 melalui siaran virtual pada Sabtu (29/1)  

"Spirit Islam tengah harus kita perkuat kembali. Aktor-Aktor politik kebangsaan Islam harus berpegang teguh pada nilai-nilai ini," kata Zulhas, sapaan akrab Ketum PAN itu.


Zulhas juga berharap semua pihak untuk menghindarkan diri dari ideologi-ideologi transnasional Islam yang mencoba menawarkan konsep khilafah. Sebab menurutnya, khilafah Indonesia itu adalah Pancasila.

"Karena Indonesia adalah Daarul Ahdi Wassyahadah. Bagi kita, seiring Islam tengah ini harus kita jadikan fondasi dan kita aktualisasikan kembali dalam tatanan kehidupan sosial kita hari ini," tegas Wakil Ketua MPR RI ini.

Lebih jauh, Zulhas menyatakan pandangan Islam jalan tengah ini harus menjadi jalan politik Indonesia ke depan. Sebab, Islam tengah tidak hanya membawa misi keutuhan tetapi juga misi kemanusiaan.  

"Sudah saatnya kita membumikan kembali Islam tengah menjadi perbincangan publik Islam yang utama. Islam tengah merupakan sebuah konsep keislaman dan jalan kebangsaan yang perlu menjadi panduan bagi masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari," demikian Zulhas.

Turut hadir sejumlah kepala daerah dan Menteri Kabinet Indonesia Maju yang digadang-gadang potensial pada Pilpres 2024, antara lain Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubenur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya