Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Volodymyr Zelensky Laporkan Hasil Diskusi Ukraina-Rusia di Paris kepada Joe Biden

JUMAT, 28 JANUARI 2022 | 08:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Hasil pembicaraan antara Kiev dan Moskow yang baru-baru ini digelar di Paris disebut sebagai dialog yang positif. Presiden Volodymyr Zelensky melaporkan hasil pertemuan tersebut kepada Presiden AS Joe Biden pada Kamis (27/1) waktu setempat.

Gedung Putih mengatakan kepada wartawan bahwa panggilan itu berlangsung pada pukul 14:00 waktu Ukraina.

Usai diskusi, Zelensky mentweet tentang percakapannya dengan Biden, mengatakan bahwa mereka membahas upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di Ukraina.


"Melakukan percakapan telepon yang panjang dengan @POTUS. Membahas upaya diplomatik baru-baru ini tentang de-eskalasi dan menyepakati tindakan bersama untuk masa depan," cuit Zelensky.

"Terima kasih kepada Presiden Joe Biden atas bantuan militer yang berkelanjutan," lanjutnya.

Zelensky juga mengatakan keduanya membahas tentang kemungkinan dukungan keuangan dari AS untuk ke Ukraina.

Menjelang panggilan telepon, CNN melaporkan bahwa Zelensky akan meminta AS untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pesan seputar potensi serangan Rusia, karena Kiev menghadapi kepanikan dan konsekuensi ekonomi negatif.

Obligasi dolar Ukraina mengalami hari terbaik mereka dalam hampir dua tahun pada hari Kamis, menyusul berita bahwa pembicaraan 'format Normandia' dengan Rusia di Paris nampaknya menunjukkan hasil yang positif.

Gedung Putih dalam pernyataan yang yang dirilis usai percakapan mengatakan bahwa Biden menegaskan kembali kesiapan AS bersama dengan sekutu dan mitranya untuk menanggapi dengan tegas jika Rusia menginvasi Ukraina lebih lanjut.

"Biden menyatakan harapannya bahwa komitmen ulang kedua pihak pada 26 Januari terhadap ketentuan gencatan senjata Juli 2020 akan membantu mengurangi ketegangan dan memajukan implementasi Perjanjian Minsk," kata Gedung Putih.

Pembicaraan, yang diselenggarakan oleh Prancis pada hari Rabu, berakhir dengan kesepakatan antara Moskow dan Kiev untuk mendukung penghormatan tanpa syarat gencatan senjata dan kepatuhan penuh terhadap langkah-langkah penguatan gencatan senjata mulai 202, terlepas dari perbedaan pada masalah lain yang berkaitan dengan implementasi perjanjian Minsk.

Para diplomat juga setuju untuk bertemu di Berlin dalam waktu dua minggu ke depan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Muktamar NU: Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:07

Jazzscape: Malam Intim Jazz dari Rooftop Jakarta

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:06

KDKMP Kembalikan Hak Rakyat Secara Fair

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:54

Prabowo Sapa Ribuan Massa Aksi Damai Pendukung Ekonomi Kerakyatan di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:52

Ketika Ibu Bersatu Padu

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:43

Tak Sesuai Keputusan Presiden, DPR Heran Realisasi Bantuan Pangan Ditunda

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:33

TNI Bantah jadi Penyebab Ledakan Depan Gereja di Intan Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26

BPOM Bali Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, 15 Tersangka Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:04

Pembentukan BUMN Ekspor Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:59

Mercy Barends: Hentikan Kriminalisasi Masyarakat Adat Halmahera Utara

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:55

Selengkapnya