Berita

Maria Van Kerkhove/Net

Dunia

Tidak Ada yang Bisa Menjamin, WHO Peringatkan Stop Berpikir Varian Covid-19 Tidak Berbahaya

RABU, 26 JANUARI 2022 | 11:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah memperingatkan agar dunia tidak berasumsi bahwa pandemi akan segera berakhir, pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali mengingatkan terhadap teori bahwa virus akan terus bermutasi, meskioun jenisnya akan lebih ringan dari varian sebelumnya.

Disampaikan pemimpin teknis untuk Program Keadaan Darurat Kesehatan WHO, Maria Van Kerkhove, bahwa varian Covid berikutnya dipastikan akan lebih menular dari Omicron.

"Varian berikutnya akan lebih fit, maksudnya itu akan lebih menular karena menyalip apa yang saat ini beredar,” kata Kerkhove selama sesi tanya jawab yang disiarkan langsung di media sosial WHO pada Selasa, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (26/1).


"Pertanyaan sebenarnya yang perlu dijawab para ilmuwan adalah apakah itu akan lebih mematikan atau tidak," lanjutnya.

Sekitar 21 juta kasus Covid dilaporkan ke WHO selama seminggu terakhir, membuat rekor global baru untuk kasus mingguan dari varian omicron yang menyebar dengan cepat.

Meskipun tidak seganas jenis virus sebelumnya, volume kasus yang besar telah menghancurkan sistem rumah sakit di seluruh dunia.

Kerkhove juga memperingatkan agar tidak percaya pada teori bahwa virus akan terus bermutasi menjadi jenis yang lebih ringan yang membuat orang tidak terlalu sakit daripada varian sebelumnya.

“Kami berharap demikian, tetapi tidak ada jaminan untuk itu dan kami tidak dapat mengandalkannya,” katanya, seraya mencatat bahwa orang-orang harus memperhatikan langkah-langkah keselamatan publik untuk sementara waktu.

Terlebih lagi, katanya, pengulangan Covid berikutnya juga dapat menghindari perlindungan vaksin, membuat vaksin yang ada menjadi kurang efektif.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

UPDATE

Muktamar NU: Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:07

Jazzscape: Malam Intim Jazz dari Rooftop Jakarta

Rabu, 20 Mei 2026 | 22:06

KDKMP Kembalikan Hak Rakyat Secara Fair

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:54

Prabowo Sapa Ribuan Massa Aksi Damai Pendukung Ekonomi Kerakyatan di DPR

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:52

Ketika Ibu Bersatu Padu

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:43

Tak Sesuai Keputusan Presiden, DPR Heran Realisasi Bantuan Pangan Ditunda

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:33

TNI Bantah jadi Penyebab Ledakan Depan Gereja di Intan Jaya

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:26

BPOM Bali Bongkar Peredaran Obat Keras Ilegal, 15 Tersangka Ditangkap

Rabu, 20 Mei 2026 | 21:04

Pembentukan BUMN Ekspor Dinilai Belum Sentuh Akar Masalah

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:59

Mercy Barends: Hentikan Kriminalisasi Masyarakat Adat Halmahera Utara

Rabu, 20 Mei 2026 | 20:55

Selengkapnya