Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Pemilu Serentak 14 Februari 2024 Jawab Isu Tambahan Masa Jabatan Jokowi Tidak Benar

SENIN, 24 JANUARI 2022 | 22:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Keputusan waktu pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) pada tanggal 14 Februari tahun 2024 dianggap tidak hanya memberikan kepastian bagi penyelenggara Pemilu dan partai politik (Parpol).

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an berpandangan, keputusan bersama yang dilakukan pemerintah bersama beberapa pihak itu sekaligus menjawab isu penambahan masa jabatan Presiden Joko Widodo adalah tidak benar.

Pengamatan Ali Rif'an beberapa bulan ini, orang dekat Jokowi kerap menyampaikan keinginan beberapa kalangan masa jabatan Presiden Joko Widodo hingga tahun 2027. Salah satu Menteri Jokowi yang menyuarakan hal itu adalah Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.


Dengan penetapan Pemilu 2024, Ali Rif'an menilai, Jokowi sudah dipastikan memiliki komitmen terhadap konsensus bersama.

"Sebab belakangan ini muncul dari orang dekat (menteri) mewacanakan penambahan masa jabatan," demikian analisa Ali Rif'an kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (24/1).

Untuk kepastian waktu Pemilu 2024, Ali Rif'an menilai, partai politik akan lebih siap melakukan konsolidasi, baik menyiapkan calon legislatif dan calon presidennya.

Selain itu, pihak penyelenggara seperti KPU dan Bawaslu akan membutuhkan waktu yang cukup untuk melancarkan tahapan Pemilu, salah satunya mencegah kejadian banyaknya kematian di Pemilu 2019 silam.

"Efeknya kerja penyelanggara terukur. Pilpres kan waktu kurang 2 tahun, dua tahun untuk menggenjot elektoral setiap calon bukan waktu yang lama," pungkas Mantan Manjer Riset Poltracking ini.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya