Berita

Barisan emak milita Karawang deklarasi dukung Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024/RMOLJabar

Nusantara

Barisan Emak Militan Karawang Deklarasi Dukung Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024

MINGGU, 23 JANUARI 2022 | 22:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam ‘Emak-emak Militan’ bekas pendukung Prabowo di Pemilu 2019 melakukan deklarasi dukungan kepada Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto untuk maju sebagai Capres yang berpasangan dengan Joko Widodo sebagai Cawapres pada Pilpres 2024.

Dukungan kepada Prabowo Subianto-Joko Widodo untuk maju sebagai pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 makin meluas.

Adapun aksi deklarasi tersebut berlangsung di Tugu Padi Karawang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (23/1).


Koordinator Deklarasi Aprilia mengatakan barisan emak militan di Karawang yang dulu berjuang di Pilpres 2019 untuk Prabowo merasa terpanggil menyuarakan harapan pada Prabowo untuk maju jadi Capres.

Bedanya, Aprilia mengusulkan didampingi Joko Widodo untuk melanjutkan kerja pembangunan nasional.

Menurut  Aprilia, kerja Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin dalam menangani pandemi Covid-19 patut diapresiasi, serta mampu meningkatkan ekonomi nasional di tengah gempuran Covid-19.

“Alhamdulillah, kami sangat apresiasi kerja keras Pemerintah Jokowi yang berhasil mengendalikan penyebaran Covid-19 dan ekonomi sudah mulai tumbuh kembali,” ujar Aprilia diberitakan Kantor Berita RMOLJabar.

Selain itu, Aprilia menjelaskan, pendukung garis keras Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini, pasangan Prabowo-Jokowi sangat ideal memimpin Indonesia, karena dua tokoh bangsa ini bisa menyatukan perpecahan yang selama ini terjadi, serta melanjutkan pembangunan yang sedang berjalan saat ini.

“Prabowo dan Jokowi merupakan paket duet yang ideal dan jadi pilihan paling pas di mata emak-emak pada Pemilu Presiden 2024 mendatang. Mereka berdua bisa menjadi simbol persatuan Indonesia. Memastikan kesinambungan kerja dan agenda pembangunan nasional pasca Covid-19,” ucapnya

Diakui Aprilia, Prabowo-Jokowi adalah harapan emak-emak dan paling mengerti kebutuhan emak-emak, karena kebijakan Pemerintah Jokowi saat ini sangat dirasakan oleh para ibu rumah tangga seperti Bantuan Langsung Tunai Khusus Ibu Rumah Tangga, Program Padat Karya Tunai dan bantuan program kredit ultra mikro (UMi) sehingga para emak-emak bisa berdaya dan memiliki penghasilan.

“Bahkan bisa membuka lapangan kerja bagi sekitarnya,” imbuhnya.

Aprilia menambahkan, puluhan emak-emak militan ini berharap pasangan Prabowo-Jokowi di 2024 melanjutkan program Kredit Ultra Mikro (UMi) yang sudah dirasakan langsung emak-emak selama ini.

“Program ini ditujukan untuk membantu para emak-emak dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga,” harapnya.

Dijelaskan Aprilia, duet Prabowo-Jokowi dapat terus meningkatan program Kartu Sembako Murah, karena program ini dirasakan langsung manfaatnya oleh kalangan emak-emak.

Lebih lanjut Aprilia, program PNM Mekaar yang menyasar emak-emak juga dapat dilanjutkan oleh pasangan ideal ini. Ia mengatakan bahwa program tersebut berdampak positif bagi perkembangan usaha mikro di tanah air.

“Demikian pernyataan dukungan dari kami, semoga didengar oleh Prabowo dan Jokowi sehingga bersedia menerima harapan kami untuk kembali maju di Pemilu Presiden 2024,” jelasnya.

Aprilia berharap, aksi dan dukungan serupa dilakukan oleh para ibu-ibu yang pernah berjuang untuk jadikan Prabowo Subianto Presiden Indonesia melakukan hal yang sama di daerah lain, demi tercapainya Indonesia yang maju dan bersatu.

“Kami yakin dan berharap, emak-emak di daerah lain melakukan dukungan dan sikap yang sama di daerah masing-masing,” tutupnya

Deklarasi Prabowo-Jokowi ini berlangsung di pusat Kota Karawang, tepat di Tugu Padi Karawang pukul 10.00 WIB sampai selesai.

Puluhan emak-emak itu datang sambil membawa poster Prabowo-Jokowi. Aksi deklarasi itu pun menyita perhatian masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya