Berita

Jajaran PB MDHW berfoto bersama setelah berdiskusi di Ponpes KHAS Kempek, Cirebon, Jawa Barat/RMOL

Politik

Bertemu KSAD, MDHW Bahas Sinergi Gerakan Kebangsaan

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 16:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Setelah sowan ke Maulana Habib Lutfhi Bin Yahya, di awal tahun 2022 Pengurus Besar Majelis Dzikir Hubbul Wathon (PB MDHW) terus melakukan silaturahim ke berbagai pihak.

Terbaru, jajaran PB MDHW melakukan pertemuan dengan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurrachman.

Ketua Umum PB MDHW Musthofa Aqil Siroj menjelaskan, dalam pertemuan dengan Jenderal Dudung, PB MDHW membahas isu-isu kebangsaan dan keumatan yang menjadi perhatian seluruh elemen bangsa.


Pertemuan yang dilakukan di Ponpes KHAS Kempek Cirebon, Jawa Barat beberapa hari lalu itu menyinggung berbagai tantangan kebangsaan dan ketahanan nasional yang harus disikapi.

Saat berdiskusi, Pengasuh Ponpes KHAS Kempek itu menyampaikan bahwa PB MDHW siap bermitra strategis dengan TNI khususnya matra angkatan darat. Kiai Musthofa meyakini, dengan kemitraan strategis, ia yakin sebagian dari masalah ketahanan nasional akan terselesaikan.

"PB MDHW lahir untuk mengambil peran dan berkhidmat di ruang kebangsaan yang kemudian dibarengi dengan gerakan dzikir. Artinya, kekuatan ketahanan sebuah bangsa tidak bisa dilepaskan dari ketahanan spiritual umatnya," demikian penjelasan Kiai Musthofa kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/1).

Dalam pertemuan itu, Jenderal Dudung mengapresiasi kiprah yang dilakukan oleh PB MDHW selama ini. Mantan Pangkostrad itu mengaku siap bermitra strategis dengan PB MDHW.  

Mantan Pangdam Jaya itu menyadari bahwa dirinya dan institusi yang ia pimpin tidak mungkin bisa melaksanakan tugas negara tanpa partisipasi dan kemitraan strategis dari elemen masyarakat.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya