Berita

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti/Net

Politik

LaNyalla Punya 3 Modal Politik untuk Arungi 2024

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 11:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Deklarasi dukungan masyarakat untuk para tokoh potensial mulai bermunculan. Teranyar adalah deklarasi yang dilakukan ribuan masyarakat Pasundan Bersatu untuk Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti maju sebagai calon Presiden 2024.

Menanggapi itu, Direktur Eksekutif Fixpoll Indonesia, Muhammad Anas RA mengatakan bahwa ada tiga modal politik bagi LaNyalla untuk dapat maju di Pilpres 2024 mendatang.

Modal yang pertama adalah personal tokoh. Dalam hal ini, LaNyalla memiliki jejaring organisasi dan pernah menjadi pucuk pimpinan dalam berbagai organisasi mulai dari KNPI, HIPMI, MKGR, Pemuda Pancasila, Kadin, hingga PSSI.


Selain itu, LaNyalla juga merupakan tokoh independen yang tidak berafiliasi dengan partai politik manapun.

"Sehingga tingkat penerimaannya lebih terbuka,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (20/1).

Modal yang kedua adalah jabatan politik yang kini diemban LaNyalla sebagai Ketua DPD RI. Posisi tersebut membuat LaNyalla memiliki panggung politik yang luas. Dia bisa memanfaatkan jabatan itu untuk menyampaikan gagasan dan menyapa masyarakat berbarengan.

Sedangkan modal ketiganya, sambung Muhammad Anas adalah geopolitik. LaNyalla merupakan tokoh yang berasal dari Jawa Timur. Secara geopolitik, Jawa merupakan salah satu penentu peta kekuatan Pilpres.

"Pak LaNyalla terpilih senator dengan 2.267.058 juta suara pribadi dari daerah pemilihan Jawa Timur,” urai dia.

Jika ketiga modal itu bisa dimanfaatkan dengan baik, maka LaNyalla berpeluang menjadi capres alternatif pada Pilpres 2024.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya