Berita

Budayawan Sunda, Budi Setiawan Garda Pandawa alias Budi Dalton/Net

Politik

Pernyataan Kontroversial Arteria Dahlan Berkaitan dengan Etika, Budayawan Sunda akan Lapor ke MKD

KAMIS, 20 JANUARI 2022 | 02:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masyarakat Jawa Barat, khususnya orang Sunda, dinilai terlalu sering mendapat perlakuan buruk dari pihak-pihak tertentu yang membuat sakit hati.

Terbaru, sikap anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan yang meminta Kajati yang menggunakan bahasa Sunda dalam rapat kerja Komisi III bersama Jaksa Agung ST Burhanuddin beberapa waktu lalu untuk dicopot.

Tak ayal, pernyataan Arteria Dahlan pun membuat masyarakat Jawa Barat marah. Salah satunya Budayawan Sunda, Budi Setiawan Garda Pandawa alias Budi Dalton.


Kang Budi pun mengurai, bukan hanya sekali saja Sunda dengan ragam kebudayaannya diusik. Mulai dari pernyataan kontroversial Budayawan Betawi Ridwan Saidi soal Galuh, oknum penginjak batu petilasaan di Karangkamulyan Ciamis, hingga kasus Sunda Empire.

"Budaya Sunda ini bukan sekali ditoel (dicolek). Nyeri hatena (sakit hatinya) orang Sunda sudah keterlaluan. Tiba-tiba sekarang bangkit (marah), itu karena yang ditoelnya bahasa," tegas Kang Budi kepada Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (19/1).

Meski orang Sunda tidak begitu responsif dengan persoalan-persoalan sebelumnya, namun Kang Budi menyatakan tak akan diam ketika yang disinggung adalah bahasa. Sehingga, dia akan melaporkan Arteria Dahlan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

"Saat masalahnya bahasa, kita semua bergerak dengan jalan yang kurang lebih harus normatif memperlihatkan ke-Sundaannya, salah satunya kita harus melaporkan ini kepada Mahkamah Kehormatan Dewan," kata dia.

"Walaupun mungkin secara pidana tidak ada, karena beliau (Arteria Dahlan) ini advokat ya, pasti jagoan lah untuk ngeles mah. Tapi secara etika tidak ada orang yang membenarkan tata krama beliau," imbuhnya.

Selain ke MKD, Kang Budi menyebut sejumlah tokoh-tokoh di Jawa Barat juga mengusulkan atau berencana melaporkan Arteria Dahlan ke kepolisian. Namun baginya, persoalan Arteria Dahlan berkaitan dengan etika, sehingga cukup dilaporkan ke MKD.

"Kalau bagi saya pribadi ini kaitannya dengan etika, jadi hanya cukup saja ke MKD dan saya pikir harus ada tindakan tegas dari MKD," harap Kang Budi.

"Konkretnya, kita akan melaporkan secara normatif, artinya kalau di pinggir jalan saya lihat ada spanduk di mana-mana itu gerakan masyarakat spontan saja, tidak dikonsepkan," demikian Budi Dalton.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya