Berita

Wakil sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Sergey Demedyuk menjelaskan bahwa bukan Rusia dalang di balik serangan siber terbaru/Net

Dunia

Pejabat Ukraina ini Pastikan Bukan Rusia Dalang di Balik Serangan Siber Terbaru

MINGGU, 16 JANUARI 2022 | 16:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Serangan siber besar-besaran yang menargetkan badan-badan pemerintah Ukraina pada Jumat (14/1) dilakukan oleh kelompok yang terkait dengan dinas intelijen Belarusia.

Begitu kata seorang pejabat senior keamanan Kiev dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (15/1).

"Keyakinan awal kami adalah bahwa kelompok UNC1151 mungkin terlibat dalam serangan ini," kata wakil sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Sergey Demedyuk, seperti dikabarkan Russia Today.


Ia menjelaskan, UNC1151 adalah kelompok spionase dunia maya yang dipahami berafiliasi dengan layanan khusus Republik Belarus.

Pernyataan itu sekaligus membantah rumor yang sempat beredar yang mengatakan bahwa Rusia mungkin merupakan dalang di balik serangan siber tersebut.

Lebih lanjut Demedyuk menjelaskan, UNC1151 memiliki rekam jejak dalam menargetkan banyak negara. Ia mengklaim bahwa perangkat lunak berbahaya yang digunakan dalam serangan itu sangat mirip dengan yang digunakan oleh ATP-29, yakni kelompok yang sering disebut sebagai “Cozy Bear".

ATP-29, bersama dengan peretas "Fancy Bear", kerap disalahkan oleh media Amerika Serikat karena membahayakan komputer Komite Nasional Demokrat menjelang pemilihan presiden AS 2016.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya