Berita

Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) RI Laksdya Prof Amarulla Octavian saat menerima penghargaan dari pemerintah Perancis/Ist

Politik

Rektor Unhan RI Terima Bintang Kehormatan dari Perancis

JUMAT, 14 JANUARI 2022 | 03:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) RI Laksdya Prof Amarulla Octavian, menerima penganugerahan Bintang Kehormatan de Commandeur dans l’Ordre National du Mérite dari pemerintah Perancis Kamis (13/1).

Upacara penganugerahan berlangsung di kediaman resmi Duta Besar Perancis Mr. Olivier Chambard, dan dihadiri jajaran kedutaan Prancis berikut Atase Pertahanan Prancis Colonel Sven Meic beserta staf.

Dalam acara itu Hadir pula para pejabat Kemhan RI dan Unhan RI serta beberapa sesepuh Ikatan Alumni Prancis-Indonesia, yakni Budi Susilo Soepandji, dan Kadarsah Suryadi.


Infromasi yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, tradisi penganugerahan Bintang Kehormatan L’Ordre National du Mérite telah berlangsung selama lebih dari 58 tahun dimulai ketika Presiden Prancis Jenderal Charles de Gaulle pada tahun 1963 memberikan Bintang Kehormatan tersebut kepada para pahlawan Perang Dunia kedua.

Selain para pahlawan perang, maka pemerintah Prancis juga menganugerahkan Bintang Kehormatan tersebut kepada para petinggi militer dan pejabat sipil yang dinilai memiliki jasa luar biasa kepada negara dan bangsa Prancis.

Pada peringatan Hari Republik tanggal 14 Juli setiap tahunnya pemerintah Prancis selalu menganugerahkan Bintang Kehormatan L’Ordre National du Mérite kepada para penerima dari dalam negeri dan luar negeri.

Prosedur pengusulan dan penilaian kelayakan dilakukan oleh Komite Légion d’Honneur diketuai Presiden Prancis hingga upacara penganugerahannya melalui serangkaian proses administrasi yang juga harus disetujui Parlemen Prancis.

Penganugerahan Bintang Kehormatan L’Ordre National du Mérite kepada Rektor Unhan RI Laksdya Prof Amarulla Octavian, tidak saja dimaknai sebagai bentuk penghargaan perorangan tetapi juga bentuk penghargaan antar kedua bangsa.

Hubungan internasional kedua negara telah berlangsung lebih dari 70 tahun dan diharapkan dapat lebih meningkat di tahun-tahun mendatang termasuk dalam bidang kerjasama pertahanan dan keamanan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Giliran ASN dan Pejabat Bea Cukai Diperiksa KPK

Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:56

Usulan ATM MBG Bakal Dibahas di Komisi IX DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:40

UPDATE

Penanganan Kabupaten Terdampak Gempa NTT Terus Difokuskan Kemensos

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:21

KPK Ungkap Pengondisian Pembagian Kuota Haji 50:50 Sebelum MoU RI-Arab Saudi

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:16

BNPB Perkuat OMC Tangani Karhutla di Kalimantan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 12:02

Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:26

Pasukan Darat dan Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Kalsel

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:21

KPK Usut Dugaan Korupsi PBJ Era Bupati Bogor Rudy Susmanto

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:13

Prabowo dan Jokowi Hadiri Pernikahan Kasespri Rizky Irmansyah di JCC

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07

Desa Sade Terbakar, Ini Sejarah dan Asal-usul Masyarakat Suku Sasak

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:52

Ada Gerhana Bulan Sebagian Akhir Agustus 2026, Catat Jadwalnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:43

Karhutla Kalsel, Api Tak Terlihat tapi Gambut Masih Berasap

Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:13

Selengkapnya