Berita

Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier/Net

Dunia

Presiden Steinmeier: Covid-19 Tidak Mengubah Jerman Menjadi Kediktatoran

KAMIS, 13 JANUARI 2022 | 22:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi Covid-19 tidak mengubah Jerman menjadi kediktatoran. Begitu penegasan yang dibuat oleh Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier saat berbicara di panel diskusi yang membahas pro dan kontra dari vaksinasi wajib Covid-19 pada Rabu (12/1).

Pernyataan itu dibuat untuk menanggapi tuduhan sejumlah pihak yang kotra akan rencana pengenalan wajib vaksinasi Covid-19 untuk semua warga Jerman yang berusia di atas 18 tahun.

Dengan tegas Steinmeier menyebut bahwa tuduhan semacam itu omong kosong belaka. Ia bahkan bahkan balik menuduh bahwa mereka yang menggembar-gemborkan pesan semacam itu tidak menghormati lembaga demokrasi dan supremasi hukum nasional Jerman. Menurutnya, pesan semacam itu didorong oleh aktivis anti-lockdown.


Di sisi lain, sebagaimana dimuat Russia Today, Steinmeier mengakui bahwa kemungkinan pengenalan wajib vaksin nasional harus didahului dengan debat publik yang komprehensif.

Ia menekankan bahwa meski negara dihadapkan pada situasi luar biasa, namun tidak berarti keputusan dapat dibuat tanpa menimbang argumen dan menyeimbangkan kepentingan.

Sebagai presiden Jerman, Steinmeier memainkan peran seremonial dan tidak mengeluarkan undang-undang sendiri. Meski begitu, ia mengatakan bahwa dirinya merasa memiliki tugas untuk menyerukan debat publik atas pertanyaan-pertanyaan serius.

Steinmeier berpendapat bahwa tidak ada demokrasi tanpa perdebatan. Hal ini juga berlaku untuk masa krisis.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Penunjukan Nanik S. Deyang Kepala MBG Sesuai Hasil Evaluasi

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:13

Turun Gunung Jokowi Dalam Rangka Cari Keselamatan

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05

Gibran Ingin Birokrasi Berjalan Gesit dan Kolaboratif

Rabu, 03 Juni 2026 | 16:01

Prabowo Apresiasi Peran Turki Bantu Pulangkan Sembilan WNI dari Tahanan Israel

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:56

Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Hanya Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:52

Warganet Anggap Penggeledahan Kantor BGN oleh Kejagung Drama Telenovela

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:45

Gebrakan Jampidsus Obrak-abrik Kantor BGN Patut Diacungi Jempol

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:42

Kunjungan ke Rusia, AHY Bawa Pulang Proyek PLTN Terapung hingga Kapal Cepat

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:41

DPR Dukung Kejagung Geledah BGN Usut Dugaan Korupsi MBG

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:07

Istana Respons Kabar Penangkapan Eks Kepala BGN oleh Kejagung

Rabu, 03 Juni 2026 | 15:06

Selengkapnya