Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny Kabur Harman/Net

Politik

Bahlil Klaim Pengusaha Ingin Pemilu 2024 Diundur, Benny K. Harman: Jelas Itu Sesat!

SENIN, 10 JANUARI 2022 | 02:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kepada Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengklaim kalangan pengusaha banyak yang memiliki keinginan agar Pemilu 2024 diundur.

Merespons pernyataan itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny Kabur Harman mempertanyakan motif Bahlil melontarkan pernyataan itu.

Benny menengarai suara tentang diundurnya Pemilu lebih dikarenakan agar proyek ibukota negara tidak mangkrak di tengah jalan.


"Kepala BKPM Sebut Dunia Usaha Ingin Pemilu 2024 Diundur. Betulkah? Motifnya apa? Apa mereka inginnya tidak ada Pemilu agar proyek IKN tidak mangkrak di tengah jalan," demikian cuitan Twitter pribadi Benny, Senin dinihari (10/1).

Benny mengatakan, jika benar pengusaha ingin Pemilu 2024 diundur, secara hukum saat Presiden dan Wapres masa jabatannya berakhir, pelaksana tugas presidennya diambil alih oleh Menlu, Menhan dan Mendagri.

Mereka menjabat sampai ada presiden dan wakil presiden hasil pemilu.

"Plt Presiden dipegang Triumvirat yakni Menlu, Menhan dan Mendagri sampai ada Presiden/Wapres hasil Pemilu. Itulah hukumnya," kata Benny.

Benny menegaskan, ia melihat motif yang paling logis menghendaki Pemilu diundur untuk bertujuan agar Presiden Jokowi mengawal proyek Ibukota negara sampai selesai itu sesat.

"Jika ada niat kelompok tertentu menunda Pilpres agar Presiden Jokowi mengawal proyek IKN sampai selesai, jelas itu sesat. Sebab jika ditunda, DPR dan DPD tetap," demikian kata Benny.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

IPC TPK Catat Pertumbuhan Positif pada Awal Triwulan II 2026

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:10

Rekayasa Lalin di Harmoni Berlaku hingga September Imbas Proyek MRT Jakarta

Selasa, 19 Mei 2026 | 16:01

Membaca Ulang Tantangan Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:59

Belum Ada Update Nasib 5 WNI yang Ditahan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:58

Cadangan Beras RI Tembus 5,37 Juta Ton, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52

Optimisme Pemerintah Jangan Sekadar Lip Service

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:50

KSAD Tegaskan Pembubaran Nobar ‘Pesta Babi’ Atas Permintaan Pemda

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:45

Beras RI Berlimpah, Zulfikar Suhardi Harap Harga Tetap Terjangkau

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Prabowo Dijadwalkan Hadir di DPR Bahas RAPBN 2027

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:26

Dosen Lintas Kampus Kolaborasi Dorong Perlindungan Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 15:15

Selengkapnya