Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Survei Indikator Politik: Ganjar Paling Potensial Dibanding Prabowo Subianto

MINGGU, 09 JANUARI 2022 | 19:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Indikator Politik Indonesia menggelar hasil survei terhadap sejumlah nama yang paling potensial menjadi calon presiden di 2024 melalui metode pertanyaan keterkenalan. Hasilnya, nama Ganjar Pranowo dikenal dekat dengan rakyat dan menjadi capres potensial.

Hal itu disampaikan direktur eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam menyampaikan hasil surveinya bertema Survei Indikator: Pemulihan Ekonomi Pasca Covid, Pandemic Fatigue, dan Dinamika Elektoral Jelang Pemilu 2024, Minggu (9/1).

"Simulasi tiga nama, elektabilitas capres. Kita isolasi hanya responden yang kenal Prabowo, Kenal Ganjar, kenal Anies Baswedan. Kalau ditanyakan kepada seluruh responden bisa dielaborasi itu Pak Prabowo 35,4 persen, Ganjar 31,6 persen, Anies 24,4 persen,” ucap Burhanuddin.


Kemudian para responden diberikan pertanyaan terkait keterkenalan yang lebih detail terhadap tiga nama tersebut, nama Ganjar Pranowo berada di tingkat pertama mengangkangi Prabowo Subianto.

"Tapi kalai kita isolasi hanya pada responden yang kenal ketiga nama elektabilitas Ganjar melejit. Artinya banyak orang yang belum memilih Ganjar hari ini karena enggak kenal Ganjar. Tapi kalau misalnya sama-sama kenal ini Ganjar potensial, 46,1 Prabowo 23,8 persen, Anies 26,1 persen,” tandasnya.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya