Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Survei DSI: Elektabilitas Airlangga Paling Tinggi, Pecundangi Prabowo dan Ganjar

MINGGU, 09 JANUARI 2022 | 12:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Representasi sosok Presiden Indonesia yang diinginkan masyarakat pada 2024 mendatang ada pada Airlangga Hartarto.

Hal itu terlihat dari hasil survei nasional yang diselenggarakan Dinamika Survei Indonesia (DSI) pada 22 Desember 2021 hingga 6 Januari 2022. Dalam survei tersebut, Airlangga Hartarto mendapat elektabilitas tertinggi dengan 21,1 persen.

"Airlangga juga dianggap sebagai representasi sosok presiden yang diinginkan masyarakat dengan perolehan 21,2 persen," ujar Koordinator Survei Nasional DSI, Permadi Yuswiryanto dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/1).


Sementara itu, sosok Prabowo Subianto berada di urutan kedua dengan perolehan 16,2 persen dan disusul Ganjar Pranowo dengan perolehan 9,6 persen.

"Jendral Dudung Abdurachman 5,1 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 4,3 persen, Puan Maharani 3,6 persen," kata Permadi.

Sementara itu, tokoh lainnya memiliki elektabilitas di bawah angka 3,6 persen. Mereka adalah, Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko 3,3 persen, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 3,1 persen.

Selanjutnya, Mendagri Tito Karnavian 2,7 persen, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 2,7 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 2,6 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 1,3 persen.

Kemudian, Ketua Umum Partai Perindro Harry Tanoesoedibjo 1,1 persen, Menko Polhukam Mahfud MD 1,1 persen, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 0,7 persen.

"Responden yang menjawab tidak tahu atau belum menentukan pilihan sebanyak 21,4 persen," pungkas Permadi.

Survei ini dilakukan dengan metode multistage random sampling terhadap 1.988 orang di 34 provinsi secara proporsional dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen . Adapun margin of error survei ini sebesar 2,2 persen.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya