Berita

Pengamat hukum Unusia Erfandi/RMOL

Politik

Delik Umum, Kasus Hukum Ferdinand Hutahean Harus Lanjut Meski Sudah Minta Maaf

SABTU, 08 JANUARI 2022 | 02:44 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Bekas politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahean menyatakan mintaa maaf setelah mencuitkan kalimat bernada penghina agama dengan "Allahmu Lemah".

Ferdinand meminta maaf setelah banjir kritikan dan dilaporkan oleh Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama ke Bareskrim Mabes Polri.

Pengamat hukum Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) Erfandi mengatakan bahwa kasus penanganan hukum terhadap Ferdinand harus tetap berlanjut. Sebab, delik yang dilakukan oleh Ferdinan termasuk dalam delik umum.


"Meski tidak ada yang melaporkan, aparat bisa bertindak karena bukan delik aduan dan kita juga tidak bisa melarang masyarakat jika ada yang mau melaporkan kasus tersebut," demikian kata Erfandi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (7/1).

Menurut Erfandi, cuitan tentang tuhanmu dan tuhanku, Ferdinand sedang membandingkan tuhan dia dengan tuhannya orang lain. Sebab, Tuhan itu sesuatu yang pasti dimiliki oleh orang yang beragama.

"Artinya dia sedang membandingkan agamanya dia dengan agama orang lain dan itu jelas tidak boleh dibiarkan. Tetap lanjut, karena permohonan maaf secara hukum tidak bisa menghilangkan pidana," urai Erfandi.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya